Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (16 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (19 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (21 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (23 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (23 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (23 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (23 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 31 Agustus 2025, 17:09 WIB 1,495 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Hari Ulang Tahun Desa Margomulyo Ke 56 Tahun Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari Ulang Tahun Desa Margomulyo Ke 56 Tahun Gelar Pertunjukan Wayang Kulit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Dalam rangka memperingati HUT Desa ke-56 dan HUT RI ke-80, Pemerintah Desa Margo Mulyo Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan menggelar pertunjukan Wayang Kulit semalam suntuk dengan cerita Sesaji Raja Suya dibawakan oleh Ki. Rohmat Rismanto, S.Sn dari Jogyakarta di Dusun 1, Sabtu (30/8/2025) malam.

Sebelumnya dilakukan berbagai macam perlombaan dan pembagian hadiah dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kepala Desa Margo Mulyo Susanto.

Ribuan masyarakat dari yang tua hingga anak-anak menikmati sajian wayang kulit yang dinanti nantikan.

Tujuannya adalah untuk menghidupkan kembali seni budaya tradisional, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.

Acara ini juga menunjukkan kepedulian Pemerintah Desa terhadap aspirasi warganya yang merindukan pertunjukan seni budaya.

Kepala Desa Margo Mulyo Susanto menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas dukungan perangkat desa dan antusiasme warga.

“Saya sangat merespons positif acara ini dan berharap di tahun depan, kita bisa mengadakan acara seni budaya yang lebih baik lagi,” ujar Susanto.

Susanto mengatakan, kalangan masyarakat jawa masih mengenal bulan-bulan sakral dan sering diadakan sebagai momentum untuk pelaksanaan upacara adat.

Salah satunya adalah tradisi yang dilakukan pada peringatan HUT desa yang ke-56.

“Peringatan HUT desa yang ke-56, merupakan prosesi kegiatan yang dilakukan masyarakat sebagai wujud Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunianya. Tradisi yang banyak dilakukan ini telah berlangsung secara turun temurun, dan dalam perkembangannya kemudian telah menjadi salah satu ikon budaya Jawa yang diminati masyarakat,” katanya.

Pegelaran wayang kulit semalam suntuk ini sangat penting dalam upaya bersama untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa. Didalamnya memuat berbagai nilai luhur yang berkaitan hubungan antara manusia dengan manusia (kemasyarakatan), manusia dengan alam semesta, maupun manusia dengan Tuhan. Nilai-nilai luhur itu termanifestasikan dalam berbagai bentuk, baik kegiatan yang dilakukan, maupun makna pada perlengkapan upacaranya.

“Nilai-nilai luhur itu tidak mungkin dapat ditangkap dan dimengerti apabila tidak mampu menghayati terhadap eksistensi perayaannya. Untuk itulah, kiranya perlu dukungan yang optimal, selain dari kelompok masyarakat sendiri sebagai pelaku, juga dari berbagai pihak, agar pegelaran wayang kulit semalam suntuk ini dapat dilestarikan sekaligus dikembangkan sesuai dengan sikap hidup dan pandangan budaya Jawa,” pungkasnya.

Lebih lanjut Susanto menjelaskan pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini dikalangan masyarakat Jawa banyak yang memperingati dengan mengambil cerita yang berkaitan dengan momentum HUT desa.

Hal tersebut sesuai dengan tujuan pelaksanaan Program Pengembangan Nilai Budaya, Kegiatan Pelestarian kepercayaan dan Tradisi, sekaligus melestarikan budaya tradisional yang memuat ajaran dan nilai-nilai budi pekerti luhur. (Rls/Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi