Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 17 April 2023, 07:58 WIB 2,074 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

HARIONO S. NOTONEGORO, Bandit Bangsa dan Negara Harus Dilawan, Koruptor Harus Diberantas

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

HARIONO S. NOTONEGORO, Bandit Bangsa dan Negara Harus Dilawan, Koruptor Harus Diberantas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | BANYAKNYA bandit dan oknum-oknum negara yang menggerogoti keuangan negara diseluruh negeri ini disebabkan tidak tegaknya aturan Undang Undang dan Hukum Negara serta tidak adanya ketauladanan pemimpin yang tegas, berani dan tidak tebang pilih dalam pelaksanaan hukum. Akibatnya banyak bandit bagaikan jamur diseluruh negeri. Demikian diungkapkan Hariono S. Notonegoro, Pencetus Solusi Nasional Trisula Wedha dalam rilisnya pada media ini, Minggu (16/4/2023)

Untuk itu negara wajib punya sistem yang mampu mengunci keburukan moral WNI diseluruh dunia dan jika ketangkap dan diadili harus dihukum sosial yang memalukan dirinya dan seluruh handai taulan, saudara serta keturunannya. Tanpa sistem itu tidak mungkin bandit-bandit negara ini akan bertaubat.

Jika tidak, Hariono S. Notonegoro berkesimpulan bahwa ketimpangan di negara miskin lebih disebabkan kebijakan dan kelembagaan ekonominya yang bersifat ekstraktif, yang hanya menguntungkan segelintir oligopolis. Kondisi ini diperparah oleh kebijakan pemerintah yang tanpa sadar ternyata telah memfasilitasi terjadinya penguasaan pasar melalui kebijakan tata niaga yang salah.

“Disinilah dibutuhkan cara mengaplikasikan UUD”45 pasal 33 ayat 3, sehingga seluruh pasar nasional dikuasai rakyat sebagai Tuan Negara,” ujarnya.

Hariono S. Notonegoro lebih lanjut memberikan contoh bagaimana gilanya koruptor dan oknum pejabat yang merampok uang rakyat untuk foya-foya. “Tidakkah anda kasihan terhadap nasib saudara kita yang susah dan tidak berani melawan ketamakan ini. Sekarang ini sudah saatny melawan bandit-bandit bangsa dan negara, ayo bergerak!,”tandasnya. (*/red solo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi