Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (11 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (15 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (15 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (16 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Agustus 2020, 08:15 WIB 564 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Hayu Vandy: Pastikan Hak Pilih Warga

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hayu Vandy: Pastikan Hak Pilih Warga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara (Lutra), akan memastikan hak pilih warga, terutama di Kecamatan dan Desa yang terdampak bencana banjir bandang lumpur dan tanah longsor di Bumi Lamaranginang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu disampaikan anggota Komisioner KPU Lutra Divisi Tekhnis, Hayu Vandy Pamorron pada media ini, Sabtu (8/8/2020), bahwa kami pasti mengupayakan agar masyarakat Bumi Lamaranginang tidak kehilangan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020, terutama warga yang terdampak bencana banjir bandang lumpur dan tanah longsor.

“Untuk itu kami para komisioner bersama PPK dan PPS terjun langsung membantu dan mengawasi secara ketat Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di lokasi bencana banjir bandang,” ucap Hayu Vandy.

Menurutnya, KPU Lutra tidak ingin warga kehilangan hak pilihnya karena tidak masuk Daftar Pemilih. Makanya, kami pihak KPU mengidentifikasi menyeluruh beberapa desa yang dijadikan sample dalam mengatasi persoalan-persoalan itu.

” Kami pihak KPU tidak mau ada warga tidak memilih karena tidak ada identitasnya di DPT nantinya , olehnya itu juga kami akan memfasilitasi warga yang sudah kehilangan dokumen identitas karena bencana alam yang terjadi di Lutra ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Kami melakukan pemuktahiran data pemilih secara jeli dan ekstra hati-hati,” tutur divisi tekhnis.

Hayu Vandy menjelaskan dan menilai persoalan DPT biasanya disebabkan sejumlah faktor, misalnya warga yang sudah meninggal namanya masih tetap ada di DPT. Disisi lain, banyak warga mengurus KTP hanya untuk kepentingan sesaat disuatu desa, hingga akhirnya menyebabkan jumlah data pemilih membengkak, sementara orangnya tidak ada ditempat itu.

” Juga penduduk keluar masuk di Desa/Kelurahan, namun keberadaannya dianggap tidak resmi, karena tanpa dilengkapi surat keterangan pindah domisili,” jelas Divisi Tekhnis Hayu Vandy. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi