Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (19 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (19 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (20 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Oktober 2024, 19:17 WIB 2,289 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

IAI Al Muhammad Menggelar Diskusi Lingkar Mahasiswa di Cepu

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

IAI Al Muhammad Menggelar Diskusi Lingkar Mahasiswa di Cepu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al Muhammad menggelar diskusi Lingkar Mahasiswa yang berlangsung di Mentul, Karangboyo, Cepu dengan pemantik diskusi Robiatul Maklufah yang sekaligus Presiden Mahasiswa IAI Al Muhammad Cepu.

Diskusi dihadiri oleh perwakilan Mahasiswa dari berbagai prodi yang terdapat di IAI Al Muhammad, di antaranya Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Islam Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Hukum Keluarga, dan Perbankan Syari’ah dari semester satu hingga semester tujuh.

“Diskusi Lingkar Mahasiswa ini, berlangsung sejak Januari 2024 dan rutin diselenggarakan setiap hari Jum’at dengan materi diskusi yang berbeda-beda,” tutur Robiatul Maklufah yang kerap dipanggil Kak Lulu.

Lebih lanjut, Kak Lulu juga menyampaikan tujuan diselenggarakannya Lingkar Mahasiswa ialah untuk melatih daya berpikir kritis para Mahasiswa agar tidak sekadar memberi kritik dari setiap permasalahan yang dihadapi di lingkungan masyarakat Blora dan sekitarnya secara khusus dan di Indonesia secara umum, namun juga bertanggung jawab untuk memberikan saran sebagai ikhtiar untuk menjadi agen perubahan.

Hadir pula dalam diskusi Lingkar Mahasiswa, Dosen IAI Al Muhammad, Santoso yang memandu dan mengarahkan terselenggaranya diskusi dari awal sampai akhir sesi.

Para Mahasiswa IAI Al Muhammad yang tergabung dalam diskusi Lingkar Mahasiswa dan dipimpin oleh Kak Lulu saling sepakat untuk berdiskusi mengenai tema “Latar Belakang yang Menjadikan Kabupaten Blora Sebagai Kabupaten Paling Sepi se-Jawa Tengah.

Diskusi terbagi menjadi empat kelompok di mana masing-masing kelompok terdiri dari empat Mahasiswa dari berbagai prodi di mana proses menentukan kelompok dilakukan secara acak sesuai dengan urutan tempat duduk.

“Proses penentuan kelompok yang dilakukan secara acak, bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar satu Mahasiswa dengan Mahasiswa yang lain, baik dari semester satu maupun semester akhir sehingga tidak terdapat kesenjangan antara senior dan junior. Semua sama, memiliki hak untuk

bersuara dan saling dengar pendapat,” tutur Muhammad Afan Faruq Al Hakim yang kerap dipanggil

Sementara itu Ketua Senat Mahasiswa IAI Al Muhammad, Afan mengatakan, terkait tema yang disepakati. Dimulai dari kelompok tiga yang menyoroti rendahnya UMR Blora sehingga mengakibatkan para pemuda memilih untuk merantau.

“Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, tidak ditunjang oleh peran stakeholder sehingga memaksa mereka untuk merantau supaya dapat memenuhi sandang, pangan dan papan secara layak. Hal ini yang mengakibatkan Blora tampak sepi baik ditinjau dari minimnya lapangan pekerjaan dengan upah yang layak, ataupun ditinjau dari luas wilayah Blora yang luas namun tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Afan

Lanjutnya, jika kita kembalikan pada komitmen pemerintah Blora untuk mBangun Desa sebagai upaya pemerataan kualitas SDM, diperlukan kesadaran dari para perantau untuk mengabdikan dirinya bagi masyarakat sekitar agar dapat menunjang potensi Sumber Daya Alam (SDA)

“Sehingga dapat memaksimalkan luas wilayah Blora yang dikatakan belum maksimal secara pengelolaan, baik dijadikan sebagai tempat wisata ataupun pemanfaatan lingkungan sebagai bagian dari olah tanaman, seperti misalnya padi, jagung dan sebagainya,” tambahnya.(**).

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi