Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (21 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
INFODESA 24 Maret 2019, 07:25 WIB 1,479 PDF

Ini Lokasi TMMD Yang Paling Ekstrim

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ini Lokasi TMMD Yang Paling Ekstrim
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Koptu Herianto, anggota Koramil 02/Jepon sudah tidak terhitung menjadi Satgsa TMMD, dengan daerah tugas di banyak pedesaan. Termasuk bertugas di lokasi TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Jepon, di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. ”Ini lokasi TMMD yang paling ekstrim yang pernah saya lakoni,” paparnya mengomentari kondisi medan sasaran TMMD Reguler Kodim Blora itu.

Menurutnya, medan yang paling ekstrim adalah di lokasi sasaran fisik pembangunan jalan makadam sepanjang 1.360 Meter. Dimana di beberpa titik diantaranya terdapat tanjakan yang cukup tinggi, dimana di kanan kirinya terdapat jurang yang cukup curam. Kondisi medan yang seperti itu, membuat droping material tidak bisa sampai ke titik sasaran, sehingga harus dilangsir secara manual.

Belum lagi, lanjut Koptu Herianto, waktu pelaksanaan TMMD yang berbarengan dengan musim hujan. Semua itu mengakibatkan target waktu penyelesaian pekerjaan menjadi molor, ”bagaimana target terpenuhi, seperti di sasaran fisik pembangunan jalan, jika hujan turun dipastikan pekerjaan dihentikan. Saat hujan reda kondisi jalan belumpur dan licin.” bebernya. (pendim 0721/Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi