Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (23 menit yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (9 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (9 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (17 jam yang lalu)
INFODESA 31 Juli 2019, 07:09 WIB 1,097 PDF

Ir. H. Bambang Susilo Ketua DPRD Blora Ingin KUD Dihidupkan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ir. H. Bambang Susilo Ketua DPRD Blora Ingin KUD Dihidupkan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi
BLORA, INFODESANEWS – Ketua DPRD Kabupaten Blora Bambang Susilo menginginkan dihidupkannya kembali koperasi-koperasi unit desa yang ada di tiap kecamatan di Kabupaten Blora. Keinginannya ini diutarakan saat menghadiri syukuran Hari Koperasi ke-72 KUD Tani Jaya Kecamatan Banjarejo, Selasa (30/7/2019).

“Dulu pengelolaan koperasi memang benar-benar merepotkan. Tapi sekarang berbeda. Pemkab Blora bisa mendorong koperasi-koperasi unit desa di tiap kecamatan di Blora ini untuk dihidupkan kembali, menjadi basis ekonomi kerakayatan yang berasaskan kebersamaan dan kegotong-royongan. Sistem ekonomi seperti ini yang sesuai dengan budaya kita,” ungkap Bambang saat berkesempatan memberikan pidato sambutannya.

Dikatakan Bambang, di jaman dulu pengelolaan koperasi unit desa di kecamatan banyak yang melenceng jauh dari tujuan. Tak sedikit pengurus yang lebih mementingkan kepentingannya sendiri ketimbang kepentingan bersama seperti yang digariskan koperasi.

“Ini pernah saya alami saat dulu menjadi kepala desa. Mengurus koperasi itu lebih repot ketimbang mengurus tugas-tugas pemerintahan desa. Jika ada satu pengurus yang tidak beres, semua akan menjadi tidak beres,” tuturnya.

Lalu bagaimana cara menghidupkan kembali koperasi-koperasi unit desa yang telah mati tersebut? Bambang menyebut jika pengelolaan dan kepengurusan KUD Tani Jaya di Kecamatan Banjarejo bisa dijadikan model. Kuncinya, kata Bambang menyimpulkan dari pengelolaan KUD Tani Jaya, adalah menjaga kepercayaan dari anggota.

“Untuk menjaga kepercayaan tersebut maka kepengurusan koperasi harus benar-benar bertanggung jawab. Akuntabilitas harus dijaga, dan integritas dari para pengurus dan pengawas harus dipelihara,” ujarnya lagi.

Jika kepengurusan dan pengelolaan mendapat nilai kepercayaan yang tinggi dari anggota, maka, kata Bambang, akan semakin banyak warga atau penduduk yang mau menjadi anggotanya. “Dan semakin luas anggotanya, maka semakin lebar pemerataan ekonominya. Sebab koperasi tujuannya membuat sejahtera anggota, bukan pengurus dan pengelolanya,” tandasnya.

Bambang sendiri mengaku kagum dengan pengelolaan KUD Tani Jaya Kecamatan Banjarejo tersebut. Dengan aset hingga Rp9 miliar, koperasi yang beranggotakan inti sebanyak lebih 300-an orang tersebut bisa menciptakan peluang-peluang usaha baru, termasuk yang terakhir adalah usaha penggemukan sapi.

“Ke depan usaha harus diperluas, seperti distribusi pupuk. Saya sangat setuju jika distribusi pupuk dikelola oleh koperasi KUD ketimbang diserahkan pihak swasta. Karena selain menguasai hajat hidup orang banyak, pupuk ini adalah barang bersubsidi yang semestinya jangan diberikan pada swasta,” pungkasnya sambil menambahkan jika saat ini hanya ada 2 KUD (Koperasi Unit Desa) yang masih menjalankan kegiatan ekonominya berbasiskan kebersamaan, yakni di Kecamatan Banjarejo dan Kecamatan Jiken. ***Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi