Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Februari 2021, 12:39 WIB 994 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Jalan Berlubang Trans Sulawesi di Tiga Desa Dikeluhkan Warga, Potensi Lakalantas Sering Terjadi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jalan Berlubang Trans Sulawesi di Tiga Desa Dikeluhkan Warga, Potensi Lakalantas Sering Terjadi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Warga Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Provinsi Sulawesi Selatan, mengeluhkan lubang menganga di ruas jalan Trans Sulawesi.

Pasalnya lubang-lubang besar di tengah jalan itu sudah beberapa kali memakan korban kecelakaan lalu lintas.

Salah satu warga Desa Pompaniki, Jusman, didampingi Kepala Desa Pompaniki Jayadi, mengeluhkan lubang besar yang berada di depan rumahnya.

“Sering kali saya harus terbangun di malam hari karena ada motor jatuh akibat lubang itu. Ini perlu diperhatian pemerintah karena jalan Trans Sulawesi ini banyak dilintasi kendaraan, sehingga perlu segera diperbaiki supaya tidak banyak korban kecelakaan lagi,” keluhnya pada media ini, Selasa (9/2/2021).

Sementara itu, juga dikeluhkan warga Desa Kampung Baru, Acca, pada media ini mengatakan, lubang yang menganga besar tersebut telan korban tadi malam (8/2/2021). Seorang pengendara jatuh karena lubang itu digenangi air hujan. Korban mengalami luka, kakinya keseleo dan tidak bisa berjalan.

”Korban itu melintas dari arah Utara mau ke Padang Sappa Kabupaten Luwu,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Camat (Sekcam) Sabbang Selatan, Hasmawati, ST membenarkan lubang di jalan Trans Sulawesi di Desa Mari-Mari dekat pintu gerbang perbatasan Luwu Utara, Desa Pompaniki dan Desa Kampung Baru, menjadi biang maraknya lakalantas.

“Memang sudah banyak keluhan soal lubang-lubang di jalan. Apalagi ini ruas jalan Trans Sulawesi, banyak kendaraan yang melintas, khususnya roda dua yang sering jatuh, apalagi di musim hujan ini, lubangnya tertutup genangan air.,” terangnya.

Dia menambahkan, supaya Satuan Lalulintas (satlantas) Polres Luwu Utara meminimalisir dengan membuat lingkaran putih di sekitar lubang-lubang tersebut.

”Tujuannya agar pengendara bisa melihat dan menghindarinya saat melintas malam, sembari pemerintah provinsi untuk segera melakukan perbaikan jalan agar tidak semakin banyak korban lakalantas di jalan Trans Sulawesi ini,” pintanya. (yus/ben)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi