Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 29 Januari 2020, 04:53 WIB 2,406 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Jelang Keberangkatan ke Perbatasan Indonesia -Papua Nugini Prajurit Yonif 611/Awl Latihan Ilmu Medan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jelang Keberangkatan ke Perbatasan Indonesia -Papua Nugini Prajurit Yonif 611/Awl Latihan Ilmu Medan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KUTAI KARTANEGARA, INFODESANEWS –Jelang keberangkatan ke perbatasan Indonesia Papua Nugini, prajurit Yonof 611/Awl Di latih Imu medan.

Jelang tugas operasi di wilayah perbatasan Indonesia – Papua Nugini, Prajurit Yonif 611/Awang Long (Awl) melaksanakan latihan ilmu medan (Navigasi Darat), dilaksanakan di sekitar kawasan Loa Janan, Jalan Soekarno-Hatta, Kutai Kartanegara, Selasa (28/1/2020).

Ilmu medan yang diberikan ialah pengetahuan orientasi peta, mengukur jarak, kedar, serta tanda di peta. Adapun kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingat kembali pelajaran ilmu medan kepada seluruh Prajurit untuk menunjang pelaksanaan tugas operasi nantinya.

Pada prakteknya, seluruh Prajurit melaksanakan orientasi peta, reseksi dan interseksi, lalu berpindah tempat menggunakan titik pangkal (TP) dan diakhiri berjalan menggunakan kompas pada waktu siang atau malam hari.

Danyonif 611/Awl, Mayor Mayor Inf Albert Frantesca menuturkan,tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk membekali Prajurit Yonif 611/Awl agar paham tugas dan tanggung jawabnya tentang ilmu medan, serta mengenai dasar-dasar membaca peta dan menggunakan kompas.

Baca juga –>https://blora.bromohosting.com/dprd-oku-timur-sebut-dprd-lamsel-lebih-maju/

“Saat ini operasi taktis dan kegiatan militer sedemikian kompleks sehingga sangat penting bagi setiap Prajurit untuk dapat menggunakan kompas, membaca dan menafsirkan peta agar dapat bergerak cepat dan efektif di medan perang,” ucapnya melalui siaran pers Penrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Selasa (28/1/2020).

“Kemampuan ini sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas-tugas operasi pertempuran, serta saat berada di perbatasan.

Tidak hanya dalam medan pertempuran, hal ini juga berlaku untuk keperluan lain seperti menyusuri rawa, mendaki gunung, dan lainnya dimana ketepatan Navigasi Darat diperlukan,” sambungnya.

Untuk diketahui, November 2020 mendatang Prajurit Yonif 611/Awl akan dihadapkan pada tugas operasi perbatasan  wilayah Indonesia – Papua Nugini. (611)

Penulis Murdi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi