Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (6 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (8 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (9 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (9 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (20 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (23 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu)
INFODESA 26 Desember 2020, 16:12 WIB 1,701 PDF

Jembatan Way Betung Mulai di Bangun Wajah Ceria Anak-Anak Mulai Terpancar

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jembatan Way Betung Mulai di Bangun Wajah Ceria Anak-Anak Mulai Terpancar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANDAR LAMPUNG, INFODESANEWS — Arus sungai yang besar di kala musim hujan menimbulkan rasa khawatir bagi warga kampung Kihung Kelurahan Sukarame Dua dan warga desa Batu Putuk, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung yang melintasi sungai Way Betung dan sungai Kuripan.

Bebatuan yang licin bisa saja membuat para warga yang menyebrang terpeleset, tidak jarang untuk melintasi warga harus melepas alas kaki yang mereka kenakan, termasuk anak anak yang akan sekolah bahkan tidak jarang harus melepas pakaian dan sepatu agar tidak basah jika harus terjebur saat melintas sungai.

Sepenggal cerita ini merupakan ungkapan nyata warga desa kampung kihung yang mayoritas warganya harus sekolah di kampung Batu Putuk,

Nampaknya cerita itu akan segera berakhir,lantaran pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua wilayah tersebut bakal dibangun mulai tahun depan.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut akan lebih mempermudah masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. terutama anak anak yang hendak pergi kesekolah.

Berdasarkan informasi yang didapat Infodesanews.com, Pembangunan Jembatan gantung dengan dia meter panjang 70×120 meter itu menelan anggaran sebesar Rp. 103.820.000, yang bersumber dari Coorporate Social Responsibility (CSR) PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang Bandar Lampung. dengan bergotong royong cara pengerjaannya setempat.

Ketua RT 08 kampung kihung, Suparno, sangat berterimakasih dengan adanya bantuan dari pihak KAI Divre IV Tanjungkarang, Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan untuk beraktivitas.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan relawan lampung,
diantaranya,Outdoor, Vertical Rescue Lampung, Forum Rescue Lampung, Pendaki Indonesia Lampung Sai, serta kawan kawan dari Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI Lampung ) yang turut membantu hinga terlaksananya pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.”ungkapnya.

Sementara itu koordinator bidang pembangunan Yulius Widaryanto, mengatakan,kegiatan sosial seperti ini kita tidak bisa lakukan sendiri kita harus saling berkolaborasi dan bersinergi satu elemen dengan lainnya “Dengan begitu kegiatannya pun jadi lebih ringan karena saling berkolabroasi dan support, semuanya ada peran masing masing,”kata dia pada Infodesanews.com, Sabtu (26/12/2020)

Lebih lanjut dikatakan, “Tanpa Kerjasama, kolaborasi dan sinergi satu dengan lainnya kegiatan ini sulit terlaksana, sebenarnya kami harus berterimakasih kepada warga kampung kihung dan warga batu putuk yang sudah rela ikut pembangunan jembatan ini, tanpa merekapun mustahil terwujud kegiatan ini,”kata pria berambut nyentrik yang akrab di panggil Abah Yus itu.

Menurutnya kalau tidak ada halangan sebelum tahun baru 1 Januari 2021 jembatan gantung ini sudah jadi dan bisa digunakan warga masyarakat, tapi sebelum digunakan akan diresmikan dulu, kita berencana akan buat acara doa bersama warga dan relawan dan pihak terkait, bahkan.
“Kami berencana undang pemerintah Daerah Kota Bandar Lapung dan pemerintah Provinsi dalam peresmian nanti. Kami berharap kedepannya kolaborasi dan kegiatan seperti ini bisa dilakukan ditempat lain atau daerah lain, yang layak dibantu ya kita bantu gotong royong bersama-sama.”. (red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi