Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Desember 2020, 20:17 WIB 2,512 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

KABAR SOLO LOCKDOWN, Ternyata Hoaxs !

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

KABAR SOLO LOCKDOWN, Ternyata Hoaxs !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Beredar kabar Pemkot Solo bakal berlakukan lockdown seiring melonjaknya kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir. Kabar Solo lockdown itu disebarluaskan lewat pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp (WA).

Dimana pada kabar tersebut Kota Solo bakal lockdown mulai tanggal 10 Desember 2020 nanti atau setelah gelaran Pilkada hingga 20 Januari 2021.

Kabar Solo lockdown tersebut juga meresahkan warga Solo. Terlebih Pemkot Solo sedang berusaha keras memulihkan ekonomi di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kabar yang beredar di medsos Solo lockdown itu hoaks. Yang benar kami melakukan penyekatan pemudik Nataru (natal dan tahun baru) untuk dikarantina di Benteng Vastenburg,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, Sabtu (5/12).

Ia mengakui angka penambahan kasus Covid-19 di Solo terus melonjak signifikan dalam sebulan terakhir. Namun demikian, pihaknya belum sampai memutuskan lockdown.

“Lockdown belum sampai kita lakukan. Yang bisa dilakukan pembatasan kegiatan. Itu pun baru sebatas rencana belum ada keputusan resmi,” kata dia.

Ahyani mengajak warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Warga juga diminta jangan bosan dan kendor karena vaksin Covid-19 juga belum ditemukan. (hr/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi