Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (21 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 02 November 2018, 19:11 WIB 2,292 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kadisdik Lampung Selatan Minta Walikelas Diwajibkan Memiliki Buku Kontrol Kegiatan Siswa

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kadisdik Lampung Selatan Minta Walikelas Diwajibkan Memiliki Buku Kontrol Kegiatan Siswa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico mengatakan sebanyak 70 sekolah sedang melaksanakan uji coba full Day Shcool.

“Dari 70 Sekolah yang sedang melakukan uji coba full day shcool terdiri 36 tingkat SD  dan 34 SMP , bila nantinya uji coba ini bisa diterima maka akan kami lanjutkan, saat sedang dalam kajian,”kata dia pada Infodedanews.com, saat di temui di ruang kerjanya, Jum,at (2/11)

Dalam program full day shcool nantinya para siswa siswi diberikan penguatan ilmu agama sesuai dengan agamanya masing-masing.

“Oleh karena itu pihak sekolah diminta merekrut guru ngaji, karna SD ataupun SMP kekurangan guru agama.”Kebanyakan Sekolah Sekolah yang ada hanya memiliki satu guru Agama Islam, bahkan kebanyakan dari guru honorer.”kata dia lagi.

Untuk menunjang seluruh program tersebut tercapai maka sekolah-sekolah perlu merekrut guru ngaji.”Karna kita tidak dapat mengandalkan hanya guru agama saja,

“Nantinya juga setiap wali kelas diwajibkan memiliki buku kontrol untuk mengetahui perkembangan siswa seperti Sholat, Mengaji dan kegiatan keagamaan lainnya. “Setiap hari buku kontrol harus di isi sesuai dengan perkembangan siswa,” pungkas Thomas.   (Sg)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi