Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (4 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (16 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (20 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (21 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (22 jam yang lalu)
NASIONAL 11 Desember 2022, 08:20 WIB 803 PDF

Kapolda Gorontalo Nobar Film “Uti Deng Keke”

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolda Gorontalo Nobar Film “Uti Deng Keke”
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

GORONTALO, INFODESANEWS – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika, SH.,SIK.,M.Si menggelar nonton bareng (Nobar) Film “Uti Deng Keke” di XXI City Mall Gorontalo dengan mengajak perwakilan mahasiswa dan organisasi pemuda KNPI bergabung bersama siswa SPN dan personel Polda Gorontalo. Kamis (8/12/2022). Selain Kapolda hadir pula, Irwasda dan Para Pejabat Utama Polda Gorontalo.

Kegiatan Nobar tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap film karya anak bangsa sekaligus untuk memberikan stimulus perfilman nasional juga mendorong para pemuda-pemudi Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Gorontalo untuk bisa produktif salah satunya menghasilkan karya di bidang seni perfilman.

“Lanjut, Kapolda Helmy dihadapan awak media mengatakan perlunya memberikan support bagi produk-produk film dalam negeri sebagai bagian dari dukungan kepada pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

“Film Uti Deng Keke ini banyak menampilkan suasana alam di wilayah Provinsi Gorontalo dan banyak melibatkan artis lokal, artinya ini sangat bagus sebagai sarana promosi sekaligus menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki banyak potensi selain itu dilihat dari para pemainnya yang didominasi anak remaja, tentu ini akan memotivasi bagi para pemuda pemudi Gorontalo untuk bisa berkarya, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi,”Ujar Helmy.

Sementara itu, Helmy mengatakan bahwa Film Uti Deng Keke ini merupakan jenis film yang sederhana namun syarat akan makna.“Ada film yang membutuhkan kita berfikir untuk mengetahui maksudnya, namun film Uti Deng Keke ini sangat sederhana, mudah dipahami namun syarat dengan makna, yakni ada nilai-nilai adat budaya, toleransi beragama serta kebhinnekaan, juga menghargai perbedaan,”Kata Jenderal Bintang Dua.

Ia pun menjelaskan alasan mengajak para mahasiswa dan juga organisasi pemuda KNPI nonton bareng bersama personel Polda Gorontalo selain memberikan support juga sebagai sarana pembelajaran kearifan lokal dan kebhinnekaan.

“Kami punya program pembelajaran kearifan lokal bagi personel Polri yang kita laksanakan bekerja sama dengan UNG, melihat adanya nilai-nilai adat budaya Gorontalo yang terkandung dalam Film ini dan juga nilai kebhinnekaan, maka hari ini kami sengaja mengajak para mahasiswa termasuk mahasiswa asal Papua beserta ormas pemuda untuk duduk bersama dengan personel Polda Gorontalo, harapannya nilai-nilai adat budaya serta kebhinnekaan tersebut bisa dimaknai oleh mereka dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,”Ujar Helmy.

Terakhir Helmy mengajak seluruh pihak untuk turut mensukseskan film karya anak bangsa Uti Deng Keke ini dengan menggelar nonton bareng.”Yang belum nonton ayo segera nonton , kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan support apalagi film ini berlatar Provinsi Gorontalo.

Film yang disutradarai oleh Billy Noval dan dibintangi oleh Mongol Stres, Lana Victoria, dan beberapa aktor lokal asal Gorontalo seperti Didi Roa, Tanta Lala dan lain-lain mengambil latar tempat di Gorontalo.

Film ini mengisahkan tentang persahabatan yang dijalani oleh empat remaja yang dari kecil sudah bertekad untuk meraih cita-cita yang telah mereka ikrarkan di sebuah puncak bukit kecil. Mereka adalah Meriam, Umar, Ruslan, dan Daniel. Meriam adalah anak tunggal seorang perwira Angkatan Laut yang pindah tugas dari Minahasa ke Gorontalo.

Di tempat yang baru itu, Meriam bersahabat dengan anak-anak dusun yang berada di Gorontalo. Sebetulnya orangtua Meriam, terutama mamanya sangat tidak memperbolehkan anak tunggalnya itu bergaul dengan anak-anak dusun.

Akan tetapi Meriam membandel. Justru bergaul dengan ketiga anak itu dia merasa mendapatkan saudara yang begitu setia kawan dan mereka bersahabat dengan saling menghormati. Film ini kaya akan nilai-nilai adat dan kebhinnekaan serta persatuan dan kesatuan bangsa,”tegasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi