Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (4 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (6 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (13 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (13 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (15 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (16 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (18 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 17 Februari 2022, 13:53 WIB 1,682 PDF

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak dan Dialog Virtual Dengan Kapolri

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak dan Dialog Virtual Dengan Kapolri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SURABAYA, INFODESANEWS – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Kasiter Korem 084/BJ Kolonel Kav Jaelani yang berkesampatan mewakili Danrem 084/BJ dan Kadinkes Kota Surabaya ibu Nanik serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Ahmad Yusep dan pejabat utama Polda Jatim Rabu (16/2/2022) siang, mengecek pelaksanaan Vaksinasi dosis ketiga atau Booster di Grand City Mall, Surabaya.

Selain mengecek pelaksanaan vaksinasi, Kapolda jatim juga mengikuti zoom metting dan berdialog interaktif secara virtual dengan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam rangka Vaksinasi Covid-19 Serentak di Indonesia.

Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan penanganan Covid-19 di Jawa Timur saat ini posisi aktif bertambah 7.528 kasus , sehingga total ada 22.927 kasus positif aktif. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.813 Pasien dirawat di RS Rujukan dengan porsi penggunaan 24% di ruang isolasi dan 20% di ruang ICU.

“Kebanyakan pasien masuk di Isoman dan Isoter. Ada tiga strategi dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Pertama meningkatkan Vaksinasi, kedua mempersiapakan pelayanan kesehatan kepada isoman dan isoter dan pelaksanaan operasi yustisi,” kata Irjen Pol Nico Afinta, usai mengikuti zoom meeting bersama Kapolri, Rabu (16/2/2022) siang.

Sementara itu pasien terkonfirmasi Omicron, terkonfirmasi 108 pasien, dan sudah dinyatakan sembuh semua. Untuk yang terkonfirmasi varian Omicron, 63% sudah menerima vaksinasi dosis 1 dan 2 serta 70% tanpa gejala.

Pencapaian vaksinasi di Jawa Timur menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 89,15%, sedangkan dosis 2 mencapai 68,09%. Upaya vaksinasi ini juga menyasar pada kelompok rentan yaitu Lansia yang saat ini sudah mencapai 70,82% dosis 1 dan 48% dosis 2. Sedangkan untuk vaksin anak Jawa Timur sudah menyentuh angka 71,17% untuk dosis 1 dan 36,53% untuk dosis 2.

“Saat ini juga sedang dilaksanakan vaksinasi serentak di seluruh Jawa Timur dengan total 66 titik dengan sasaran sebanyal 21.125 orang. Sedangkan di Kota Surabaya vaksinasi sendiri dilaksanakan di Grand City Mal dengan sasaran sebanyak 2000 orang,” lanjut Nico.

Kami juga menyiapkan tempat untuk pasien isoter di beberapa wilayah, orang yang terkena dan tidak ada gejala dan ringan melaksanakan isoman maupun isoter.

Kami juga menyiapkan Telemedice dimana ini berisi nomor telfon dan petugas yang disebar oleh Babinkantibmas kepada masyarakat agar masyarakat terlayani dari sisi Kesehatan sehingga tidak perlu ke Rumah Sakit.

“Sekarang banyak masyarakat yang melaksanakan isoman dan isoter untuk yang tanpa gejala dan gejala ringan sehingga tidak perlu ke RS,” ucap dia.

Saat ini juga telah dilaksanakan operasi yustisi, untuk operasi yustisi melaksanakan Pamor Keris (patroli motor penegak protokol kesehatan) di masyarakat. Ini menjadi sarana efektif supaya masyarakat patuh prokes.

“Ada dua metode, yang pertama penyampaian informasi kepada masyarakat melalui selebaran dan kedua jika di satu tempat bandel maka dua kali diperingatkan akan dilakukan denda. Sampai saat ini penjatuhan denda bagi pelanggar sudah sebanyak 124 juta rupiah,” ujar dia.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri sudah sinergi dengan sangat baik. Namun akan lebih bagus jika didukung oleh kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi