Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (16 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (17 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (17 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (17 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Oktober 2022, 17:26 WIB 993 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kapolri dan Jajaran Disentil Presiden, Ini Respons Mantan Wakapolri

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolri dan Jajaran Disentil Presiden, Ini Respons Mantan Wakapolri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyoroti gaya hidup pejabat Polri. Ia tidak menampik, secara gestur, dalam kurun waktu pemerintahannya yang hampir delapan tahun, Jokowi terlihat geregetan saat menekankan gaya hidup mewah dan soal gagah-gagahan.

“Presiden kawannya banyak melihat aparat penegak hukum lainnya, pola hidup sederhana perlu ditegakkan lagi, seperti Awaluddin,” ujarnya, Sabtu (15/10/2022), merujuk sosok mantan Kapolri di era Presiden Soeharto, Awaluddin Djamin yang dikenal sebagai Bapak Kepolisian Modern Indonesia.

Menurut Oegroseno, selama ini aturan hanya soal pola hidup sederhana, tetapi belum ada rincian aplikasinya. Misal, soal ikat pinggang (mahal) yang tidak masalah jika di tempat lain, namun jika itu menyangkut pejabat publik, sebaiknya biasa-biasa saja.

Ia bercerita, saat masih dalam pendidikan, setiap cermin di akademi kepolisian memiliki stiker bertuliskan “Sudah rapikah saya?”, atau “Sudah pantaskah saya?.“Sekarang (harusnya) diubah, ‘Masih pantaskah saya?!'” ujarnya seraya mengimbuhkan, “Lama-lama kan malu.”

Ia juga menekankan perlunya pendampingan dan bimbingan selepas pendidikan. Jadi, pengajaran tidak hanya dilakukan saat pendampingan.“Saya naik pangkat 13 kali dari letnan dua sampai bintang tiga, saya ingat apa yang diajarkan komandan saya, mentor harus tetap kasih bimbingan,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyinggung soal gaya hidup polisi dalam pertemuan dengan 559 pejabat Polri dari unsur Mabes Polri, Polda, dan Polres, di Istana Negara.(@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi