Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 01 Januari 2021, 12:40 WIB 918 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

KASUS COVID 19 TERUS MELONJAK ; Pemkot Solo Maksimalkan RSUD Bung Karno dan RSUD Ngipang Sebagai Tempat Perawatan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

KASUS COVID 19 TERUS MELONJAK ; Pemkot Solo Maksimalkan RSUD Bung Karno dan RSUD Ngipang Sebagai Tempat Perawatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO–INFODESANEWS, Pemkot Solo bakal memaksimalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno sebagai tempat perawatan. Hal itu dilakukan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Solo. “Melonjaknya kasus Covid-19 membuat perhatian kami. Pemkot perlu memaksimalkan keberadaan dua RSUD yang dikelola Pemkot Solo,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (1/1).

Ia mengatakan dua rumah sakit tersebut adalah RSUD Bung Karno Semanggi dan RSUD Ngipang, Kadipiro. Pengoptimalan kedua rumah sakit perlu dilakukan sebelum membuat rumah sakit darurat. “Perlu kami beritahu kedua rumah sakit memiliki standar fasilitas dan pengolahan limbah yang sudah memadai. Jadi lebih baik kita optimalkan,” katanya.

Ia mengatakan tidak mudah membuat rumah sakit darurat. Atas dasar tersebut pihaknya akan memilih meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit. “Kami akan melakukan koordinasi dengan pengelola seluruh rumah sakit di Solo terkait meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit,” tutur dia.

Ia mengaku saat ini telah membuat ada sejumlah skenario yang disiapkan DKK Solo untuk tangani pasien corona. Langkah tersebut diantaranya warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan yang bergejala ringan dikarantina di satu lokasi yang terpusat. “Bagi yang bergejala sedang ditempatkan di rumah sakit. Peningkatan daya tampung di rumah sakit. Termasuk daya tampung tempat tidur untuk pasien,” tutup dia. (def/her)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi