Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (34 menit yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (2 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (7 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (9 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (9 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (10 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (13 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (21 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 12 November 2021, 11:49 WIB 2,721 PDF

Kebut Vaksinasi, Bupati Ingin PPKM Pati Dapat Turun Level

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kebut Vaksinasi, Bupati Ingin PPKM Pati Dapat Turun Level
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kebut vaksinasi di beberapa tempat guna meningkatkan capaian vaksinasi di Pati, sehingga PPKM Pati dapat turun level.

Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto, Selasa (9/11), usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pati.”maka terkait dengan pelaksanaan vaksinasi, Bupati menyebut bahwa kemarin pihaknya telah melakukan evaluasi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Ada data yang delay. Tapi dari kita itu khusus yang vaksin-vaksin AstraZeneca (AZ ). Moderna, sudah tersuntikkan semua kecuali yang AZ expirednya pada bulan Desember. Itu memang masih, tapi jumlahnya tidak banyak.” Sebutnya.

Sedangkan untuk yang Pfizer, lanjut Haryanto, semula dirinya dapatkan sebanyak 223 ribu vaksin yang kemudian sudah disuntikkan.”Meski demikian, Bupati mengaku jika alat suntiknya datangnya masih terbatas.

“Kemarin datang 20 ribu, kemarinnya baru mengambil 75 ribu. Jadi kalau itu misalnya segera diberikan alat suntiknya, ya akan kita suntikkan. Dan memang yang Pfizer ini kita peruntukkan bagi anak-anak sekolah, juga tidak menutup kemungkinan ada remajanya dan lansia. Tapi kita utamakan anak sekolah”, kata Haryanto.

Sesuai data yang dimiliki, Haryanto menyebut saat ini capaianya vaksinasi sudah mencapai 51,88% bahkan riilnya hingga 53% .”Ia pun mengaku bahwa pihaknya kini sedang mengejar target vaksinasi untuk lansia. Mengingat saat ini capaian vaksinasi lansia baru 34%.

“Sasarannya paling tidak itu ada 154 ribu. Kalau satu hari misalnya mendapat 2% saja, katakanlah itu satu minggu sudah bisa 40% dalam mingu ini. Sedangkan untuk yang secara umum kita sudah lebih dari 51%”, sebutnya.

Namun untuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ), pihaknya masih menunggu hasil evaluasi PPKM, sehingga pihaknya tidak mau terburu-buru.

“Kemarin sudah saya rapatkan. Untuk PTM setelah tahun baru, kemudian jedanya itu 2 minggu. Jadi kalau tidak ada klaster, tidak ada kasus, saya akan selenggarakan pendidikan tatap muka tapi terbatas. Kalau sekarang terbatas, hanya ujicoba. Kalau besok pasca tahun baru aman dan tak ada klaster baru, maka kita berlakukan secara keseluruhan namun terbatas”, pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi