Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 05 Mei 2020, 23:25 WIB 2,314 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Keluarga Santri di Kecamatan Baebunta Contact Tracing di Swab, Kemarin 93 Spesimen dikirim

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keluarga Santri di Kecamatan Baebunta Contact Tracing di Swab, Kemarin 93 Spesimen dikirim
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara terus bergerak melakukan penelusuran kontak (contact tracing) terhadap keluarga santri positif covid-19. Hingga hari Senin kemarin (4/5/2020), TGC berhasil mengambil 96 sampel atau spesimen.

“Tim Gerak Cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Utara terus gencar melakukan contact tracing cluster Temboro dan keluarga kasus positif covid 19,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna pada wartawan media ini, Selasa (5/5/2020).

Contact tracing dilakukan intensif dan masif mengingat para santri ini masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) yang memiliki risiko tertular tinggi. Wilayah yang dilakukan contact tracing adalah Sukamaju Selatan, Malangke Barat, Sabbang, Masamba dan Baebunta.

“Hari ini, kami akan lanjutkan contact tracing untuk wilayah Kecamatan Baebunta,” ungkap Komang. Sejauh ini, TGC sudah mengambil spesimen swab hidung dan tenggorokan sebanyak 96 spesimen, dan sudah dikirim 93 sampel. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi