Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (29 menit yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (2 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (6 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (9 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (9 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (10 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (13 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (21 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Desember 2020, 17:12 WIB 1,261 PDF

Keluh Kesah Abah Pancong Jualan di Tengah Pandemi Covid-19.

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keluh Kesah Abah Pancong Jualan di Tengah Pandemi Covid-19.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS– Di Usia senjanya Sukim (80) Warga desa Transtanjungan Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, masih tetap berjalan keluar masuk sembari memikul danganganya kue pancong.

Tampak di wajah tegar yang menyembunyikan rasa leleh nya itu, Sukim menceritakan kondisi jualan di tengah pandemi wabah Corona. yang membuat danganganya tak pernah habis.

Sukim mengatakan, berjualan saat ini susah, udah keliling-keliling tapi sepi pembeli, bahkan tak pernah habis terjual, “Sejak adanya wabah Corona, dagangan tak pernah habis terjual.”kata dia pada Infodesanews.com, sembari menikmati secangkir kopi hitam sambil menjajakan dagangannya. Rabu (30/12/2020)

Menurutnya, Sebelum ada wabah Corona, Alhamdulillah dangangan bisa abis dan menghasilkan Rp 50 ribu bahkan lebih kalau terjual semua.

“Namun sejak adanya wabah Corona ini, jangankan mau dapat lebih dari Rp.50 ribu, udah keliling-keliling tapi ga abis juga karena sepi pembeli. Sekarang ini jualan paling dapet Rp.30-40 ribu, belum lagi buat ongkos ojek pulang.”ujar Abah Pancong sebutannya itu.

Saat ditanya terkait bantuan program pemerintah, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19, bagi warga yang tidak mampu, Sukim menjelaskan, bahwa dirinya tak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah.

“Alhamdulillah saya tidak dapat bantuan, padahal foto copy KTP dan KK udah diminta sama RT, tapi belum juga dapat.”terang Sukim.

“Mungkin bukan milik saya harus dapat bantuan, atau juga udah habis tidak ada lagi program bantuan dari pemerintah.Ga papa lah ga dapet juga, mudah-mudahan ada rezeki dari lainya, yang penting masih diberikan kesehatan.”pungkas Sukim yang terlihat menyembunyikan wajah lelahnya itu. (red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi