Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (4 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (11 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (11 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (12 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (14 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (15 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Agustus 2021, 09:28 WIB 757 PDF

Keluhan Warga Dampak Dari Proyek Pengeboran Pipa Bawah Tanah Milik PT PGN

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keluhan Warga Dampak Dari Proyek Pengeboran Pipa Bawah Tanah Milik PT PGN
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

TANGERANG, INFODESANEWS – Warga masyarakat Kampung Kadu sangereng Rt 02 / Rt 03 keluhkan proyek Pipa Gas Negara (PGN) terkait pengeboran pipa bawah tanah sedalam 12meter, Minggu (22/08/2021).

Kegiatan pelaksanaan tersebut berdampak negatif terhadap lingkungan di sekitar lokasi, seperti retaknya tembok rumah milik warga, sumur air tanah yang keruh dan tumpahan lumpur yang keluar dari lantai milik warga di 6 titik lokasi yang jaraknya berdekatan dengan lokasi pengerjaan tersebut.

Lokasi pelaksanaan berlokasi di Kampung Kadu Sangereng Rt 02 / Rt 03 / Rw 01, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Saat dikomfirmasi awak media, salah satu perwakilan warga terdampak bernama Hari menuturkan bahwa pelaksanaan dalam pengerjaan pengeboran jalur bawah pipa milik Perusahan Gas Negara (PGN) tidak ada memiliki ijin lingkungan sekitar tempat tinggal kami.

Dan tidak ada sepeserpun saya tidak menerima dan juga tidak ada ditemui oleh pihak vendor PT Titan Energi Abadi. Namun malah fitnah yang Saya terima dari warga yang mengatakan bahwasanya sudah menerima uang jutaan rupiah dari vendor pemegang proyek tersebut.

Dilain tempat, awak media mewancarai Habib selaku perwakilan pengawas teknik dari PT Titan Energi Abadi. Habib mengatakan bahwa untuk surat ijin kami tidak mengetahui apakah sudah di urus ijin amdalnya apa belum, karena kami dari pihak perusahan hanya diberikan tender dari PT Pratiwi Putri Sulung dan untuk kerugian dampak dari pengerjaan pengeboran, pihak perusahan akan bertanggung jawab.

Kembali lagi dengan Hari warga terdampak, “Hari Menambahkan, bahwa kami hanya minta diberikan akses air bersih, dan tembok dinding yang retak agar di perbaiki. Mulai awal proyek pengerjaan pun tidak ada sosialisasi ke warga masyarakat dari pihak Vendor, pejabat Kelurahan maupun Ketua Rt dan Ketua Rw

Terakhir, Hari pun meminta kepada perwakilan Vendor PT Titan Energi Abadi agar mau membuat pernyataan di atas materai 10000 dengan disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Bunder, Ketua Rw / Rt, Pejabat Kelurahan Bunder dan awak media untuk bertanggung jawab atas kerugian warga yang terdampak, agar kembali dengan normal. (Eric_myd)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi