Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 29 Juli 2020, 12:17 WIB 2,247 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kementan Serahkan Bantuan Rp.17 Milyar, Korban Banjir Bandang Tanah Longsor di Lutra

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kementan Serahkan Bantuan Rp.17 Milyar, Korban Banjir Bandang Tanah Longsor di Lutra
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Luwu Utara, Selasa 28 Juli 2020. Bantuan ini diberikan, terutama kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Bumi Lamaranginang julukan Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan upaya Negara dalam mengajak semua pihak agar merasa empati terhadap kepentingan Bangsa dan Negara. Musibah dan bencana, kata Syahrul, harus menjadi introspeksi dalam memperbaiki diri.

“Bencana adalah peringatan dari Tuhan agar kita terus memperbaiki diri. Tentu setiap saat ada hal hal yang harus kita tingkatkan, minimal menghadirkan rasa persaudaraan dan persatuan,”tutur Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul yang didampingi Bupati Lutra, Indah Putri Indriani di Monumen Masamba Affair Kelurahan Bone Kecamatan Masamba untuk menyerahkan bantuan secara simbolis.

Syahrul Gubernur Sulsel dua periode ini berharap, Bumi Lamaranginang (Lutra, red) kembali pulih dan bangkit untuk memulai aktivitas dengan penuh semangat. Ke depan, dia berjanji akan membantu merevitalisasi lahan pertanian yang dilululantakkan banjir bandang lumpur yang ribuan hektare di 9 Kecamatan.

“Tentu saja revitalisasi adalah bagian dari proses yang akan kita lakukan ke depan. Tapi yang terpenting saat ini adalah memulihkan semangat warga Luwu Utara terutama para petani agar memulai bercocok tanam. Yang pasti, lahan pertanian harus dipulihkan,”paparnya.

Syahrul menambahkan, sektor pertanian harus menjadi konsep pendidikan dan edukasi yang baik untuk menghidupkan perekonomian masyarakat luas di Bumi Lamaranginang yang juga penyangga beras di Sulsel.
Pertanian, lanjut Syahrul, harus menjadi pilihan pasti dalam mendorong hadirnya kesejahteraan.

“Saya katakan bahwa pertanian itu punya backup yang cukup untuk kehidupan masyarakat. Tentu kita berharap pertanian di Kabupaten Luwu Utara yang dipimpin Indah Putri Indriani dan Thahar Rum lebih kuat dan lebih baik. Yang paling penting pertanian harus mengenergi masyarakat sebagai suatu konsep dalam menghadirkan kesejahteraan,”tambah SYL yang akrab disapa Menteri Pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lutra menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pemberian bantuan dari jajaran Kementerian Pertanian kepada warga terdampak banjir bandang lumpur dan longsor di Kabupaten yang dijuluki Bumi Lamaranginang. Bantuan ini, kata Indah Putri Indriani akan disalurkan secara bertahap melalui gotong royong masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, kita dikunjungi bapak Menteri. Hari ini kita merasa bahagia karena mendapat bantuan. Kita harus bangkit dan kembali bertani untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mencapai swasembada,” terang Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Sekadar diketahui bahwa ikut rombongan Mentan Staf Kementan Muh Atta, Suwandi, Sarwo Edhi, Kasdi Subagyono serta Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Selain Bupati Indah Putri Indriani menyambut SYL, juga Danrem 142/Tatag Brigjen Firman Dahlan, Kapolres Lutra AKPBP Agung Danargito, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf. Gunawan S.IP.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) serahkan bantuan ke Bupati Indah Putri Indriani berupa logistik secara simbolis. Bantuan tersebut tiga 3 Exavator, 60 unit tractor, 11 unit handsparayer, 2 unit combine harvester multy, 11 unit power threser, 1 unit combine harvester besar, 2 unit corn sheller mobile, benih bayam, cabe, jagung, kangkung, sawi hijau, bibit padi, asuransi usaha ternak sapi dan kerbau sebanyak 112 ekor.

Peremajaan kakao 100.000 batang, rehabilitasi tanaman kakao yang terdampak banj8r bandang lumpur dan tanah longsor juga sebanyak 100.000 batang serta rehabilitasi tanaman lada/merica sebanyak 80.000 batang.
Jadi total bantuan dari uang senilai tujuh belas milyar rupiah.

Usai menyerahkan bantuan SYL makan siang dikediaman Wakil Bupati Lutra, Muh Thahar Rum di Kelurahan Marobo Kecamatan Sabbang dengan naik heli dari kota Masamba dan seterusnya ke Kabupaten Wajo, juga serahkan bantuan banjir. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi