Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (48 menit yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (54 menit yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (2 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (3 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (5 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (15 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (22 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (23 jam yang lalu)
NASIONAL 29 April 2022, 11:12 WIB 2,181 PDF

Kementerian Perhubungan Lepas 15 Bus Mudik Gratis, Agar Mengurangi Volume Kendaraan Arus Mudik

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kementerian Perhubungan Lepas 15 Bus Mudik Gratis, Agar Mengurangi Volume Kendaraan Arus Mudik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BOGOR, INFODESANEWS – Kementerian Perhubungan melepas 15 bus mudik gratis berpenumpang 450 orang secara simbolis dari Terminal Bus Baranangsiang, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Kamis (28/04/22).

Inspektur Jenderal Kemenhub, Gede Pasek Suardika saat diwawancarai usai pelepasan bus mudik gratis mengatakan tujuan program ini tak lain untuk mengurangi volume kendaraan saat arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Tujuannya untuk mengurangi masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor. Tadi kelihatan kosong, bukan karena sepi, tapi kita masih gunakan jaga jarak,” katanya.

Menurut Gede Pasek, mudik gratis yang difasilitasi diharapkan dapat jadi alternatif aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga ke depan berinisiatif tidak lagi berniat menggunakan sepeda motor.
Kemenhub menyediakan angkutan motor bagi pemudik menggunakan kereta api dan fasilitas yang disediakan lain, agar memberi contoh mudik sehat, selamat sampai tujuan.

Gede menyampaikan meskipun dari prediksi 85,5 juta orang akan melakukan mudik Lebaran 2022, sementara fasilitas mudik gratis hanya sekitar 20.000 orang, pemerintah berupaya memberikan contoh mudik aman bagi masyarakat.
Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan memperkirakan tahun ini ada 85,5 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran, dan 47 persen di antaranya melalui jalur darat.

Gede mengakui, secara persentase memang belum terlihat perubahan yang signifikan dalam hal pengurangan volume kendaraan, jika dibandingkan dengan angka dari sumber penelitian, belum sebanding dengan masyarakat yang ditampung dalam program mudik gratis ini.

“Tetapi, minimal pemerintah sudah memberikan suatu perhatian edukasi kepada masyarakat supaya tidak menggunakan motor, tapi gunakan kendaraan umum,” ujar Gede.

Pemerintah, kata dia, telah memastikan armada yang menjadi pengangkut para pemudik juga dalam kondisi layak jalan, sehingga membuat masyarakat menjadi aman dan tenang dalam melakukan perjalanan mudik ke daerahnya masing – masing.

“Kami bersama kepolisian selalu intens melakukan ramp check. Memastikan kendaraan layak jalan. Tadi sebelum berangkat mereka dicek. Tidak hanya kendaraannya, tapi pengemudinya juga kita cek. Untuk memastikan dia sehat,” jelas Gede.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang ikut melepas bus mudik gratis berterima kasih kepada Kemenhub yang sudah memfasilitasi dan menyiapkan bantuan kendaraan gratis pada masyarakat Bogor dan sekitarnya untuk bisa mudik.

“Tujuan dari kementerian untuk mengurangi risiko kecelakaan kendaraan roda dua itu, sangat kita apresiasi. Mudah-mudahan jadi pembelajaran bagi semua bahwa pemerintah betul – betul memperhatikan. Bahwa angka kecelakaan lalin yang disebabkan oleh kendaraan roda dua itu tinggi,” ungkap Dedie.

Dengan model program seperti itu, kata Dedie, akan menjadi contoh metode mudik yang aman bagi masyarakat, meskipun sebenarnya tidak ada kewajiban langsung bagi pemerintah untuk menggratiskan ongkos perjalanan mudik.

“Tetapi model ini bisa di replikasi masyarakat. Tujuan utamanya mudik sehat dan mudik selamat itu tercapai. Bukan semata-mata kita siapkan gratis tapi tidak gratisnya saja. Tetapi ada misi tujuannya utama di situ yang tersirat untuk keselamatan masyarakat,” ungkapnya.***Myd.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi