Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (13 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (13 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 27 Januari 2020, 06:21 WIB 550 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kepala Inspektorat Touna di Sulteng Bungkam, Terkait Kasus DD Tiga Pulau

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kepala Inspektorat Touna di Sulteng Bungkam, Terkait Kasus DD Tiga Pulau
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULAWESI TENGAH, INFODESANEWS – Kepala Inspektorat Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah, Putromo, bungkam saat dikonfirmasi wartawan terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Tiga Pulau, Kecamatan Walea Kepulauan.

Saat media ini menghubungi Kepala Inspektorat Putromo melalui pesan Whatshapp, terkait tindakan dugaan adanya korupsi di Tiga Pulau dia tidak menjawab.

Saat dihubungi melalui nomor 08229633460**, pesan yang dilayangkan media ini hanya centang dua biru yang artinya sudah dibaca oleh Kepala Inspektorat Putromo.

Namun, tidak direspon sama sekali, di dalam kontak Whatsap Kepala Inspektorat itu tertera juga foto dirinya menggunakan Peci Hitam dan jengot putih bersama istrinya yang menggunakan jilbab warna ping samar-samar.

Diketahui, Aroma korupsi menyengat di Desa Tiga Pulau, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una Una. Inspektorat dan aparat penegak hukum diminta periksa sang kades.

Demikian ditegaskan Ketua Touna Corruption (TCW) Tojo Una Una, Moh. Aqsa, dia menjelaskan informasi tersebut berdasarkan Laporan BPD Tiga Pulau.

“Laporan BPD bahwa pada Desember 2019 ada sekitar Rp. 600.000.000 Dana Desa (DD) Tiga Pulau tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kepala Desa,” tegas Aqsa Jumat (24/01/2020).

Ia mengatakan, KAS Keuangan Dana Desa habis dan program tidak ada realisasi. Antara lain, 1. Perahu Nelayan 25 unit Rp. 105.000.000 (Tidak ada realisasi) 2. Pembangunan Jembatan Rp. 200.000.000 (Tidak Selesai) 3. Timbunan Tanggul Masjid Rp. 8.400.000 (Tidak ada) 4. Pengadaan Kebel Listrik Rp. 25.000.000 ( Tidak ada). 5. Perbaikan Lapangan Olahraga. Rp. 85.000.000 (Tidak ada) 6. Pekerjaan Air Bersih Rp. 66.400.000 (Tidak ada) 7. Pengadaan Ambulance Desa Rp. 15.000.000 (Tidak ada) 8. BBM Kantor Desa & PAUD 1.200 Liter Rp. 12.000.000 ( Tidak ada) 9. Pengadaan Seng Gelombang 140 Lembar Rp. 11.000.000 (Tidak ada) 10. Pengadaan Pukat Rp. 8.000.000 (Tidak ada) Dan masih banyak lagi. (Anto)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi