Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Februari 2021, 19:32 WIB 2,626 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kepala Puskesmas Sabbang Disuntik Vaksin Sinovac, Masyarakat Diminta Jangan Percaya Hoax

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kepala Puskesmas Sabbang Disuntik Vaksin Sinovac,  Masyarakat Diminta Jangan Percaya Hoax
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dimulai Selasa (2/2/2021) dengan sasaran tahap pertama petugas kesehatan di Kecamatan Sabbang.

Kepala Puskesmas Sabbang, Jamaluddin, S.Kep, menjadi salah satu penerima vaksin Covid-19 pada hari pertama penyuntikan.

Kepada media ini, Jamaluddin mengatakan penyuntikan yang dilakukan tidak sakit, menurutnya, sama saja seperti pada penyuntikan lainnya.
” Tidak sakit, biasa saja.” katanya.

Menurutnya, vaksinasi ini penting dilakukan untuk memberikan kekebalan terhadap infeksi Virus Corona. Pihaknya mengharapkan masyarakat juga dapat berpartisipasi pada vaksinasi tahap berikutnya dan tak perlu percaya berita hoax terkait vaksin Covid-19.

“Banyak hoax yang tak berdasar beredar, masyarakat jangan mudah percaya hoax itu.” pinta Jamaluddin.

Pemberian vaksin, lanjutnya, dilakukan pemerintah demi menjaga kesehatan masyarakat, melindungi kesehatan pribadi dan keluarga. Untuk itu, hoax vaksin Covid-19 harus ditepis. (yus/ben)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi