Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (18 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (18 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 Agustus 2018, 17:43 WIB 2,742 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lampung Selatan Angkat Bicara Terkait Kelangkaan Dan Mahlnya Harga Gas Elpiji 3 Kg

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lampung Selatan Angkat Bicara Terkait Kelangkaan Dan Mahlnya Harga Gas Elpiji 3 Kg
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Ketua komisi B DPRD Kabupaten Lampung Selatan. dari fraksi Gerindera, Sutan Agus Trendiy. angkat bicara terkait kelangkaan dan mahalnya harga Gas Elpiji ukuran 3,kg yang bersubsidi di pasaran.

Sutan mengatakan,  kelangkaan dan mahalnya harga Gas elpiji ukuran 3,Kg yang bersubsidi yang terjadi di Lampung Selatan, ini merupakan tanggung jawab pemerintah Daerah dalam hal ini Disperindag.

 

“Oleh karna itu kami dari Komisi B  akan meminta penjelasan secara detail dari dinas terkait. ” apa pangkal permasalahanya hingga terjadi kelangkaan dan mahalnya harga, yang sangat di rasakan oleh warga kurang mampu.” kata dia.

 

Menurut Ketua Komisi B dari fraksi Gerindera. Dengan adanya Oprasi Pasar dengan harga yang setandar itu bagus, tapi tidak akan dapat menyelesaikan masalah kelangkaan dan mahalnya harga secara permanen.

 

“Karna Oprasi Pasar sifatnya hanya sementara dan tidak dapat mengatasi masalah ini secara keseluruhan. “Sebab kelangkaan di tambah dengan mahalnya harga ini bukan hanya satu di dua Kecamatan saja, tapi sudah merata se Lampung Selatan.

“Oleh karna itu kami Komisi B akan melakukan Haering atau dengar pendapat bersama Dinas terkait guna mencari pangkal permasalahanya terjadinya kelangkaan dan mahalnya harga. “kata Sutan pada Infodesanews.com, melalui sambungan selulernya, Rabu (29/8)

 

Hal senada dikatan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Komisi D Bidang Kesejahteraan dari fraksi PKS, kelangkaan dan mahalnya harga Gas elpiji ukuran 3 Kg ini jangan hanya di lakukan Oprasi Pasar saja,

 

“Karna permasalahan ini harus benar-benar kita cari sumber permasalahanya, jangan sampai berlarut-larut, kasihan masarakat yang benar-benar kurang mampu.”pungkas Akyas.  (SG)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi