Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (14 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
NASIONAL 23 Juli 2022, 23:25 WIB 2,201 PDF

Ketua MPR RI Cek Pembelian Pesawat CN-235

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua MPR RI Cek Pembelian Pesawat CN-235
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANDUNG – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sekaligus pendiri maskapai penerbangan Cargo Black Stone Airline (Asia Cargo Network Group), menegaskan pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia tidak kalah dengan pesawat pabrikan luar negeri, seperti Boeing ataupun Airbus. Karenanya, kementerian ataupun pihak swasta diminta tidak ragu menggunakan pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional.

“Sesuai anjuran Presiden Joko Widodo kita harus mencintai serta menggunakan produk-produk dalam negeri. Sehingga, mampu menaikan tingkat konsumsi dalam negeri serta mengoptimalkan pasar dalam negeri dan daya beli masyarakat untuk mendongkrak perekonomian nasional,” ujar Bamsoet saat berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia, di Bandung, Sabtu (23/7/22).

Jajaran PT Dirgantara Indonesia hadir antara lain Dirut Gita Amperiawan, Direktur Keuangan Wildan Arief, Kadiv Perencanaan dan Pengendalian Produksi Roniawan, Sekretaris Perusahaan Irlan Budiman, Kadiv Perakitan dan Integrasi Pesawat Terbang Baggas Afianto, Kadiv Detail Part Manufacturing Rizki Harimulyo, Kadiv Perawatan dan Modifikasi Yudi, Kadiv Penjualan Palmana Banandi serta Kadiv Pemasaran Ibnu Bintarto.

Kepala Badan Polhukam Kamar Dagang & Industri (KADIN) Indonesia menjelaskan, PT Dirgantara Indonesia telah mampu memproduksi berbagai jenis pesawat terbang untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan sipil, operator militer ataupun kebutuhan misi khusus. Pesawat tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pertanian, militer, evakuasi medis, surveilans hingga kebutuhan search and rescue.

“Sejak berdiri di tahun 1976, PT Dirgantara Indonesia telah mampu memproduksi sebanyak 465 pesawat berbagai tipe. Antara lain, CN-235, CN-295, NC-212 serta N-219 Nurtanio. Sementara, untuk helikopter sudah diproduksi Superpuma, Bell 412EP, AS-550 dan AS-565 MBE. Pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia tidak hanya digunakan dalam negeri saja, tetapi sudah banyak digunakan di negara lain, seperti Malaysia, Philipina, Vietnam, Thailand, Brunai Darussalam, Korea Selatan, Nepal, Pakistan, Senegal, Turki, Burkina Faso, Guinea, Venezuela serta Uni Eropa Arab,” kata Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini mendorong PT Dirgantara Indonesia agar memberdayakan masyarakat sekitar untuk menyuplai kebutuhan material pembuatan pesawat. Kebutuhan material seperti baling-baling, baut serta material lainnya yang bisa diproduksi melalui industri rumahan dapat dikerjakan masyarakat sekitar.

“Saatnya PT Dirgantara Indonesia memberdayakan masyarakat sekitar dengan terlibat dalam pembuatan kebutuhan material pesawat yang diproduksi. Tentunya, dengan pembinaan dan pengawasan dari PT Dirgantara Indonesia. Bukan tidak mungkin nanti misalnya ada kampung baling-baling, kampung baut, atau kampung komponen lainnya,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, Blackstone Airlines tengah menjajaki pembelian satu pesawat CN-235 untuk keperluan pengiriman cargo dan logistik. Sebab, selama ini pengiriman kargo kendaraan roda empat masih mengandalkan kapal laut.

“Penggunaan pesawat produksi dalam negeri tentu akan berdampak besar bagi perekonomian nasional. Pemasukan dari pembelian pesawat, pajak dan lain-lain pada ujungnya akan menjadi peningkatan penerimaan negara dan menjadi penyangga perekonomian nasional di tengah krisis pasca pandemi covid-19. Dari segi keamanan sendiri, menggunakan produk dalam negeri jauh lebih safety dari kebocoran atau pencurian data strategis nasional. Juga terhindar pada ketergantungan impor komponen, perawatan dan lain-lain,” tegas Bamsoet. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi