Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (37 menit yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (43 menit yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (2 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (3 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (4 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (15 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (22 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (22 jam yang lalu)
NASIONAL 03 Mei 2021, 22:07 WIB 2,658 PDF

Ketua Pjs TP PKK Sulawesi Selatan Buka Gebyar Pasar Tani

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua Pjs TP PKK Sulawesi Selatan Buka Gebyar Pasar Tani
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS | Pjs Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Naoemi Octarina
membuka acara Gebyar Pasar Tani Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Amirullah Makassar, Senin 3-4 Mei 2021 diikuti Kelompok Tani dari 10 Kabupaten di Sulsel, Distributor Pangan dan Retail.

Acara gebyar pangan padarvtani se Sulsel diikuti Kabupaten Enrekang, Bone, Jeneponto, Takalar, Pinrang

Dalam sambutannya, Naoemi Octarina mengatakan, pangan merupakan kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat kita tidak mungkin hidup tanpa pangan, sehingga menjadi kewajiban pemerintah dalam rangka pemenuhan dari pada pangan ini.

Kebutuhan pangan, lanjutnya, harus tersedia hingga ke daerah-daerah terpencil, supaya masyarakat mudah mendapatkannya. Selain jumlah dan cadangannya juga harus cukup, bahan pangan juga harus bermutu, aman, bersih, dan halal serta berbasis pada potensi lokal. Dengan demikian kemungkinan terjadi rawan pangan dan gizi di daerah dapat diantisipasi sejak dini.

Ia menambahkan, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Sulsel, Pemerintah Sulsel bertekad untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat terhadap bahan pangan. Perhatian itu tidak hanya untuk peningkatan produksi pertanian, tapi juga menyangkut kemudahan dalam mendistribusi dan penjualan agar lebih cepat dan menguntungkan petani dan konsumen.

“Gebyar pasar tani ini adalah wahana untuk memberi ruang kepada konsumen mendapatkan sayur, buah, beras, telur, dan lain-lainnya yang berkualitas langsung dari petani dengan harga relatif murah,” sebutnya.

Program Sulsel, katanya, memiliki tujuan utama untuk mengurangi kawasan rawan pangan, mengembangkan kawasan lumbung pangan serta mewujudkan ketersediaan pangan.

Naoemi Octarina berharap, kegiatan itu dapat memotivasi para pelaku usaha pertanian di Sulsel untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas usaha yang dikembangkannya.

“Kami sebagai Pengurus Tim Penggerak PKK Sulsel, juga menghimbau para keluarga di Makassar dan sekitarnya untuk memanfaatkan Pasar Tani ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan gizi keluarga melalui bahan makanan yang segar dan berkualitas agar keluarga kita lebih sehat dan lebih bahagia di pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya dukung kemandirian dan kesejahteraan petani, sehingga petani kita lebih sejahtera, dan masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas dengan harga terjangkau.

“Kami ingatkan, kehadiran Pasar Tani ini sama sekali bukan untuk menyaingi pasar-pasar tradisional yang sudah ada di kota ini, tapi untuk memberi warna baru dalam berbelanja hasil pangan dari petani kita. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendorong semangat masyarakat Sulsel untuk lebih mendukung program-program pertanian dan pangan di daerah ini,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Ardin Tjajo menuturkan bahwa, gebyar pangan pasar tani ini, dilaksanakan untuk memfasilitasi petani, kelompok tani, pelaku usaha untuk memasarkan secara langsung produknya kepada warga. Dan sekaligus menyediakan produk segar berkualitas dengan harga terjangkau.

Sekadar diketahui, Plt Ketua TP-PKK Sulsel juga meninjau rumah kemasan produk pertanian, lokasi percontohan urban farming, serta stand penjualan produk pertanian.

Dan turut hadir mendampingi Naoemi Octarina, Ketua Pokja III TP PKK Sulsel dan Ketua Dharma Wanita Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel.(rus/yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi