Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (3 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (16 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (23 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 22 Agustus 2020, 09:42 WIB 450 PDF

KKN-T IPB Banyumas Prakarsai Pembentukan Kelompok Wanita Tani Desa Bantar Jatilawang

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

KKN-T IPB Banyumas Prakarsai Pembentukan Kelompok Wanita Tani Desa Bantar Jatilawang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Di masa pandemi, mahasiswa Institut Pertanian Bogor melakasanakan KKN-Tematik sesuai domisili. Salah satu kelompok Mahasiswa IPB asal Banyumas melaksanakan KKN-T di Desa Bantar, Kecamatan Jatilawang. Kegiatan KKN-T dilakukan selama 40 hari terhitung sejak tanggal 12 Juni hingga 22 Agustus 2020. Kelompok KKN-T yang beranggotakan Ninda Anggita, Dhika Kintania Primadani, Muhammad Syafi Cholidin, Anggita Annisa Yuniasari dan Agita Dani Nurbaiti berusaha menciptakan suasana baru bagi para petani wanita di Desa Bantar. Program bertema pertanian yang digagas untuk petani wanita bertujuan untuk meningkatakan produktivitas serta memenuhi kebutuhan sehari-hari rumah tangga.

Desa Bantar memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa. Sebagian besar wilayah Desa Bantar berupa hamparan lahan pertanian. Mata pencaharian masyarakat di Desa Bantar didominasi oleh petani. Lahan pertanian di Desa Bantar tidak pernah absen ditanami tanaman semusim. Usai panen padi, petani aktif menanam palawija.

Komoditas utama pertanian Desa Bantar yaitu kacang hijau. Selain itu, wilayah Desa Bantar juga terdapat lahan tembakau yang ditanam setiap selepas musim hujan. Kelompok Tani di Desa Bantar dibagi menjadi 5 Kelompok yaitu Kelompok Tani Tirta Sari, Kelompok Tani Ngudi Makmur, Kelompok Tani Tawakal, Kelompok Tani Ngudi Makmur, dan Gabungan Kelompok Tani Budidaya.

Latar belakang pertanian yang baik dari seluruh kalangan masyarakat di Desa Bantar, menciptakan ide mahasiswa KKN-T untuk membentuk Kelompok Wanita Tani. Ide tersebut didasari oleh belum terbentuknya Kelompok Wanita Tani di Desa Bantar. Dengan izin dan bantuan dari Pemerintah Desa Bantar yang dipimpin Purwanto, A. Md serta PPL Kecaman Jatilawang, program tersebut mulai digarap awal masa pelaksanaan KKN.

“Saya berharap adanya pembentukan kelompok wanita tani di Desa Bantar dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan sehingga kedepannya dapat eksis, dan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah” ucap Trisula selaku PPL Jatilawang.

Kelompok Wanita Tani yang kini diberi nama KWT Dewi Sri beranggotakan 15 orang diketuai oleh Ny Rasinah. Pembentukan dilaksanakan secara bertahap mulai dari pembentukan struktur kepengurusan, sosialisasi serta praktik.

Tanaman yang dibudidayakan oleh KWT Dewi Sri yaitu tanaman hortikultura. Metode bertanam yang digunakan adalah menggunakan polybag dan metode vertikultur. Tidak hanya menanam, KWT Dewi Sri juga diberi praktik pembuatan pupuk organic cair (POC), pembuatan pestisida nabati, pembuatan kompos, dan cara penanganan hama penyakit tanaman. Tanggapan positif dari seluruh pihak dan antusiasme para anggota mendukung kegiatan KKN-T IPB di Desa Bantar.

“Adanya program tersebut diharapkan mampu memotivasi para anggota dan masyarakat untuk bertani dan lebih produktif sehingga dapat memperoleh manfaat lebih,” ungkap Trisula. (Janah/yono)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi