Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (19 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 30 Oktober 2024, 06:39 WIB 1,463 PDF

Komisi IV DPRD Lamsel, Meminta Pihak RSUD Bob Bazaar Genjot Peningkatan PAD BLUD

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Komisi IV DPRD Lamsel, Meminta Pihak RSUD Bob Bazaar Genjot Peningkatan PAD BLUD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS –Komisi IV DPRD Lampung Selatan menggelar rapat pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) APBD 2025 bersama Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda.

Rapat pembahasan dipimpin langsung oleh ketua komisi IV DPRD Lampung Selatan, Rosdiana didampingi wakil dan sekertarisnya beserat anggota komisi itu dihadiri direktur RSUD Bob Bazaar Kalianda serta jajaranya dipusatkan di ruang komisi IV DPRD setempat,Selasa (29/10/3024).

Pada kesempatan tersebut komisi IV DPRD Lampung Selatan, memberikan apresiasi terhadap sejumlah peningkatan dan transformasi yang ada pada rumah sakit berpelat merah itu,  mulai dari sektor pelayanan hingga fasilitas kesehatannya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lamsel, H. Sidik Maryanto menilai, beberapa tahun terakhir RSUD Bob Bazar terus mengalami peningkatan. Salah satu peningkatan yang menjadi sorotan yakni pelayanan dan ketersediaan fasilitas kesehatannya.

“Alhamdulillah, pelayanan kesehatan di bob bazar makin terus membaik. Ini yang menjadi harapan dari seluruh masyarakat lampung selatan,” Papar politikus dari Fraksi Golkar itu saat dikonfirmasi mengenai hasil rapat bersama pihak RSUD Bob Bazar.

“Ini peningkatan harus dipertahankan. Jangan ada lagi perbedaan pelayanan yang diberikan, pasien umum atau bpjs semua harus benar-benar tercover. Untuk itu kita berharap kedepan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan pada saat akan menjalani perobatan di Bob Bazar,”ungakapnya.

Namun meski mendapatkan apresiasi, masih terdapat sejumlah catatan yang harus dievaluasi dari RSUD Bob Bazar Kalianda terutama pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Diketahui, target PAD pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bob Bazar Kalianda ditahun 2025 mencapai 80 Miliar.

Sementara, di tahun 2024 ini PAD yang belum terealisasi 100 persen, dimana hingga bulan September lalu masih ada target yang belum tercapai sebesar 19 miliar. Hal tersebut disebabkan oleh adanya penundaan atau belum terealisasinya klaim dari BPJS.

Direktur RSUD Bob Bazar, dr. Reni Indrayani memaparkan bahwa penurunan pada PAD BLUD terjadi akibat penurunan pada klaim BPJS

“Jika proses klaim itu flat di angka 7 (tujuh) miliar perbulan, Saya yakin target (PAD) akan tercapai,” Jelasnya pada infodesanews.com, usai menghadiri rapat pembahasan.

Direktur Bob Bazar menjelaskan ,penurunan pada klaim BPJS terjadi disebabkan oleh proses verifikasi yang dilakukan boleh pihak BPJS. Dimana jika dokumen dinilai tidak sesuai maka klaim bisa tertunda hingga bisa tidak dibayarkan.

“Kalau kendala ada pada proses verifikasi dari pihak BPJS, contoh, ada dokumen yang dinilai tidak sesuai atau tidak bisa dibayar atau nanti dipending (penundaan),” timpalnya.

Diketahui, Target PAD BLUD Bob Bazar Kalianda pada tahun 2023 sebesar Rp 80 miliar. Dan berhasil tercapai sebesar Rp 92.707.911.088.

Sedangkan untuk sumber PAD RSUD berasal dari retribusi pelayanan kesehatan sebesar Rp 3.815.828.110, instalasi farmasi Rp 1.817.174.344, Jamsostek Rp 779.000.255, BPJS Rp 83.550.471.817, dan pendapatan lainnya Rp 2.745.436.562. (Red)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi