Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 03 Februari 2018, 05:41 WIB 1,909 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kongkow Antar Etnis, masyarakat Papua Rindukan Sosok Gus Dur

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kongkow Antar Etnis, masyarakat Papua Rindukan Sosok Gus Dur
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com  – Kepedulian akan nasib saudara yang ada di bumi cenderawasih menjadi sebuah latar menarik atas munculnya gagasan Kongkow Bareng Antar Etnis yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Semarang. Hal tersebut ditangkap dengan baik oleh moderator dan narasumber kegiatan tersebut.

“Kegalauan, kegelisahan para pemuda Semarang ini patut diapresiasi.” Kata Rusmadi saat membuka diskusi, Jum’at (02/02/2018). “Di saat yang lain galau pada persoalan pribadi, para pemuda ini justru menggelisahkan nasib saudaranya yang ada di Papua.” Katanya melempar wacana dan dilanjutkan memanggil para narasumber untuk tampil di depan audiens.

Robert Manopo menyampaikan bahwa masyarakat Papua membutuhkan sosok yang memahami Papua seperti Gus Dur, “Persoalan di Papua itu tidak akan pernah habis.” Pria kelahiran Biak membuka dengan pernyataan tersebut, “Orang Papua tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang begitu cepat. Orang Papua tidak hanya butuh pembangunan dan kesejahteraan, tapi juga butuh perlindungan khusus. Karena orang Papua tidak memiliki kemampuan daya saing” tambahnya. Ia menyatakan merindukan sosok presiden seperti Abdurrahman Wahid, “Orang Papua butuh presiden seperti Gus Dur, hanya di masa Gus Dur orang Papua merasa senang. Mereka diberikan ruang dan kebebasan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sendiri. Ada masalah apa, mau bangun apa diberikan kesempatan. Orang Papua beranggapan bahwa Gus Dur adalah bapaknya orang Papua” Ungkap pria yang pernah menjabat Ikatan Mahasiswa Papua Semarang saat diwawancarai lebih lanjut.

Adrianus Bintang, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan banyak hal, satu diantaranya adalah tentang kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid, “Bendera bintang kejora diperbolehkan berkibar dengan bebas oleh Presiden Indonesia di masa Abdurrahman Wahid selama berdampingan dengan merah putih dan tidak lebih tinggi dari merah putih.” Ungkap Dosen Hukum dan Komunikasi UNIKA Soegijapranata, “Bintang kejora ini memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Papua.” Lanjut dosen yang menjadi Peneliti Persoalan Konflik Papua.

Sementara itu, Dr. H Budianto, SH, MH menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, “Bangsa ini bisa maju ditentukan oleh kualitas SDM.”Jelas senior KNPI Jawa tengah, lebih lanjut pria yang pernah menjadi ketua Kosgoro Jateng menyatakan musuh utama bangsa Indonesia, “Ancaman kita ini bukan militer. Ancaman kita itu kebodohan, kemiskinan, ketimpangan sosial. Bahkan, yang dikatakan sebagai era now ini ada bahaya narkoba, tawuran dan macem-macem” tuturnya dengan prihatin.(rifqi/yono)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi