Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (13 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (13 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Februari 2018, 23:00 WIB 1,943 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kongkow Bareng Antar Etnis DPD KNPI Kota Semarang Diskusikan Papua

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kongkow Bareng Antar Etnis DPD KNPI Kota Semarang Diskusikan Papua
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – DPP KNPI Kota Semarang mengadakan Forum Group Discustion di Gedung Juang 45, jalan Pemuda No 45 Kota Semarang. Hari ini (02/02/2018) Kongkow Bareng Antar Etnis dengan Pemuda Indonesia Meredam Gerakan Separatis dan Membangun Masyarakat Papua dalam Kebhinekaan, menghadirkan narasumber Adrianus Bintang H N, MA (Dosen Hukum dan Komunikasi UNIKA Soegijapranata, Peneliti Persoalan Konflik Papua), Dr. H Budianto, SH, M.H (MPI DPD KNPI Kota Semarang) dan Robert Manopo (Yayasan Binterbusih, Tokoh Papua) dengan moderator Dr Rusmadi.

Ketua Panitia, A Rifqi Hidayat, SPd menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar kegiatan diskusi kecil beberapa pengurus KNPI atas merebaknya peredaran isu dari pesan berantai yang dirasa menyesatkan.

“Kegiatan ini memang tidak pernah direncanakan sebelumnya.” Kata Rifqi. “Jadi, tidak ada dalam agenda kegiatan yang diajukan di Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang. Kegiatan ini bermula dari sebuah kebiasaan diskusi kecil dari beberapa rekan pengurus, yang kemudian menjadi sebuah rencana kegiatan.” Lanjutnya. “Ini sebagai sebuah sikap kritis saja terhadap maraknya peredaran pesan berantai yang menurut kami meresahkan karena berpotensi besar menyesatkan masyarakat” terang pria yang pernah menjadi sekretaris IPNU Kota Semarang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPD KNPI Kota Semarang, Choirul Awaludin, S.SosI dalam sambutannya menyatakan bahwa diskusi sebagai salah satu kunci untuk produktif dalam kegiatan, “Jadi di KNPI memang ada beberapa yang gemar berdiskusi tentang berbagai hal. Terutama persoalan politik kenegaraan” Ungkap Awaludin, “Negara ini telah merdeka. Nah, tugas kita menjaga, merawat dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang menunjang pembangunan bangsa” Imbuhnya, “Program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah sudah menunjukkan perkembangan, dan ini perlu diapresiasi. Kita tidak perlu hanya menjadi penonton, bagaimana kita berperan dalam pembangunan bangsa ini. Bagaimana Pemuda menjadi tonggak sejarah? Pemuda adalah agen perubahan, agen perubahan sosial dan mengontrol agar agenda perubahan tersebut bisa menjadi sebuah kenyataan. Menuju Indonesia yang lebih maju” Terangnya.

Sikap kritis pemuda Semarang dalam persoalan yang urgen bagi bangsa Indonesia ini, “Bukan saatnya bagi pemuda berpangku tangan terhadap sebuah kebijakan, ada banyak sekali cara menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.” Tandasnya. Dalam persoalan Papua dirinya menghadirkan narasumber sumber yang dapat dipertanggung jawabkan. “Papua adalah bagian dari Indonesia, mereka adalah saudara kita, saudara sebangsa dan setanah air. Dengan kami hadirkan tokoh masyarakat Papua, Bung Robert, dari peneliti yang memahami Papua ada Mas Bintang, dan senior kami Pak Budiyanto yang kompeten dalam wawasan kebangsaan. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi titik penjelasan bagi masyarakat”. Pungkasnya.(rifqi/yono)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi