Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (15 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
NASIONAL 24 Februari 2021, 11:03 WIB 2,022 PDF

Kopri PMII Palopo Bersama LPPA Lakukan Pendampingan Kasus Korban Trafficking

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kopri PMII Palopo Bersama LPPA Lakukan Pendampingan Kasus Korban Trafficking
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS — Korps PMII Putri (Kopri) Cabang Palopo, Sulawesi Selatan, bersama Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA), melakukan pendampingan kasus terhadap korban trafficking di Palopo.

Pendampingan itu dilakukan agar korban trifficking, dapat segera pulih dan membaik.

Ketua II Kopri PMII Palopo, Iis Nila Sari mengungkapkan, sampai saat ini korban dari kasus trafficking masih mengalami trauma. Sehingga korban sangat membutuhkan support dan dukungan serta semangat.

“Kami telah melakukan kunjungan ke kediaman korban, dan melihat kondisi korban masih belum pulih, korban terlihat merupakan salah seorang anak yang begitu sangat disayangkan untuk dijadikan sebagai objek pemuas laki-laki,” ungkap Iis pada media ini, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, Iis juga meminta kepolisian agar memaksimalkan kinerja terhadap kasus tersebut.

“Terkait kasus trafficking ini, pihak yang berwajib harus tetap melakukan pengawalan kepada setiap kasus kekerasan yang ada di kota Palopo, memassifkan kinerja setiap bidang dipihak kepolisian, karena bisa saja korban bukan satu-satunya yang dijadikan pemuas oleh laki-laki hidung belang,” pinta Iis.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA), Andi Fatmawati berinisiatif untuk membawa korban ke dokter psikolog, untuk mengetahui kondisi korban.

“Kondisi korban sampai saat ini, masih trauma dan sulit untuk diketahui lebih jauh kondisinya seperti apa,” ujarnya.

Andi Fatmawati menyerukan, agar seluruh pihak terkait dan organisasi keperempuanan, dapat melakukan pengawalan dan pendampingan, agar kasus tersebut tidak lagi terulang.

“Untuk seluruh ketua OKP perempuan atau perwakilan setiap kampus untuk koalisi, melakukan pendampingan setiap kasus-kasus yang menimpa perempuan di Palopo, mulai dari kekerasan seksual, kasus KDRT, pernikahan dini, dan lainnya,” pintanya. (*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi