Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (5 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 24 Februari 2024, 22:20 WIB 862 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Korban Kebakaran Pasar Ngawen Terima Bantuan Beras Dari Bulog

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Kebakaran Pasar Ngawen Terima Bantuan Beras Dari Bulog
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS  – Sekitar seribu pedagang Pasar Ngawen yang menjadi korban kebakaran pasar setempat, Selasa (9/1/2024) lalu, terima bantuan beras dari Perum Bulog, Sabtu (24/2/2024).

Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi yang melakukan kunjungan kerja ke Blora dan menyempatkan meninjau pasar Ngawen yang beberapa waktu lalu terbakar.

Dikemukakan Bayu Krisnamurthi, bantuan sembako berupa beras tersebut diberikan kepada para pedagang sebanyak kurang lebih seribu pedagang. Hal itu sebagai bentuk rasa prihatin kepada para korban atas peristiwa terjadinya kebakaran pasar belum lama ini.

“Pembangunan pasar bukan lingkup tugasnya Bulog, namun Bulog berkepentingan, karena Bulog menjaga kestabilan pangan. Dan pasar mempunyai peran yang penting untuk menjaga kestabilan pangan,” ucap pria asal Blora itu, Sabtu (24/2/2024).

Dikatakan, hancurnya pasar karena bencana kebakaran sangat mempengaruhi arus ketersediaan pangan. Untuk itu pihaknya menyatakan siap mendukung langkah pemkab Blora segera membangun kembali Pasar Ngawen.

“Sebagai rasa prihatin dan ikut merasakan apa yang dialami pedagang, Bulog memberikan bantuan kepada para korban kebakaran Pasar Ngawen dengan sembako. Mudah-mudahan ini bisa membantu. Semoga pasar bisa dibangun lebih baik lagi, ekonomi tumbuh, pedagang tambah banyak rezeki, banyak pembeli,” papar Dirut Bulog.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, bantuan kepada ribuan pedagang Pasar Ngawen tersebut sangat memberikan manfaat bagi para korban. Dia berharap pasar bisa cepat dibangun tahun ini.

“Beliau (Bayu) memberikan bantuan kepada korban sekitar 1.000 pedagang. Kami minta dukungannya dan dorongannya Pak Dirut agar pasar ini bisa dibangun dari Kementerian PUPR,” papar Bupati Arief.

Salah satu pedagang Kelapa di pasar Ngawen, Masugianto mengaku senang atas bantuan yang didapat dari Bulog. Apalagi bantuan beras yang diberikan bertepatan dengan naiknya harga beras di pasaran.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami para pedagang. Apalagi saat ini kami kesulitan dengan naiknya harga beras di pasaran,”ujar Masugianto.

Seperti diketahui, Pasar Ngawen Blora terbakar habis pada Selasa (9/1/2024) lalu. Akibat dari peristiwa itu, lapak dagangan yang terbakar mencapai ribuan. Sebanyak 800 lapak pedagang los, 150 lapak pedagang pelataran dan 60 kios hangus. Sementara itu 71 kios terdampak rusak berat dan ringan.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Kerugian dari peristiwa itu ditaksir mencapai Rp 30,6 Miliar. Rinciannya, bangunan pasar senilai Rp 15,5 Miliar, kerugian 60 pedagang kios Rp 608 juta, kerugian 800 pedagang los Rp 14,29 Miliar, dan kerugian 150 pedagang dasaran mencapai Rp 300 juta.

Hingga saat ini para pedagang belum bisa menempati pasar. Mereka dengan susah payah berjualan di pinggiran jalan sekitar Pasar Ngawen. Untuk membangun pasar tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 35 Miliar.**Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi