Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (11 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (15 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (15 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (16 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 Juli 2020, 08:41 WIB 2,006 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Korban Pengungsi Banjir Bandang di Lutra Butuh Makanan Siap Saji, Popok Pembalut

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Pengungsi Banjir Bandang di Lutra Butuh Makanan Siap Saji, Popok Pembalut
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Ratusan warga yang mengungsi selamat paska banjir bandang yang kini menempati posko pengungsian di Kecamatan Baebunta Desa Radda dan Desa Petambua Kabupaten Luwu Utara (Lutra), berharap bantuan makanan siap saji, selimut, popok bayi, alat masak, makan, penerangan(lilin), obat-obatan serta pembalut.

“Saat ini yang kami butuhkan itu, makanan, air minum, dan popok bayi, pembalut serta obat-obatan. Karena di lokasi pengungsian jumlahnya masih sangat terbatas, bahkan tidak ada,” kata Hairul Muslimin yang juga Kepala UPT Puskesmas Baebunta.

Ia menuturkan pada media ini bahwa pengungsi dua desa yakni Desa Radda dan Petambua di lokasi Kelapa Sawit sangat membutuhkan makanan dan minuman, para pengungsi juga membutuhkan selimut. Karena, jika malam hari sangat dingin di tenda pengungsian, mengingat hujan masih mengguyur Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kasihan kita lihat anak-anak tanpa ada selimut, kalau sudah malam hari,” katanya menjelaskan.

Hairul yang akrab disapa IRoel menuturkan, di tenda pengungsian mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa hingga lansia. Sementara, 80 persen rumah warga mengalami rusak berat dan 20 persen rusak ringan.

“Mereka belum mau kembali ke rumah. Karena masih khawatir ada banjir bandang susulan,” ucapnya.

Mereka mengharapkan makanan, air mineral, popok untuk bayi dan pembalut serta alat-alat makan.

Sekadar diketahui ada tiga Puskesmas mensngani kesehatan pengungsi yakni Puskesmas Baebunta, Sabbang dan Sabbang Selatan. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi