Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (19 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (19 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (20 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Agustus 2022, 15:58 WIB 484 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Krisis Global, Presiden RI Ajak Semua Elemen Tetap Bersyukur

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Krisis Global, Presiden RI Ajak Semua Elemen Tetap Bersyukur
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Saat ini, hampir semua negara mengalami kesulitan seperti krisis pangan, energi, bahkan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan perang yang terjadi di Ukraina. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur karena sampai saat ini Indonesia masih mampu mengendalikan situasi yang sulit tersebut.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 1 Agustus 2022.

“Marilah kita berdoa bersama, berzikir bersama memohon kepada Allah Swt. agar negara kita selalu dilimpahi oleh pangan dan energi dan kita tidak kekurangan akan hal itu. Dan kita berusaha berikhtiar bersama-sama agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini,” ujarnya.

Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih mampu mengendalikan harga energi yang sulit dilakukan oleh hampir semua negara. Presiden menilai bahwa hal tersebut patut untuk disyukuri.

“Subsidi terhadap BBM itu sudah sangat terlalu besar, dari Rp170-an (triliun), sekarang sudah Rp502 triliun. Negara mana pun enggak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu. Tapi sekali lagi alhamdulillah kita masih kuat menahannya sampai sekarang yang patut kita syukuri bersama-sama,” tutur Presiden.

Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa krisis pangan juga dialami oleh banyak negara yang menjadikan gandum sebagai makanan sehari-hari masyarakat. Presiden menyebut bahwa stok gandum masih tertahan karena perang yang terjadi di Ukraina dan mengakibatkan ratusan juta orang mengalami kelaparan.

“Mereka yang makan gandum baik yang di Asia, baik yang di Afrika, baik yang di Eropa apalagi yang makanan hariannya adalah gandum. Sekarang ini betul-betul berada pada posisi yang sangat, sangat, sangat sulit sekali. Sudah harganya mahal, barangnya tidak ada,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi pun menuturkan bahwa bangsa Indonesia juga patut bersyukur karena berkat kerja keras dan ikhtiar seluruh lapisan masyarakat, harga beras di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sekali lagi, alhamdulillah beras di Indonesia juga masih bisa kita cari dan tidak naik sama sekali, ini patut kita syukuri. Berkat kerja keras bapak, ibu saudara-saudara semuanya, berkat ikhtiar kita gotong royong bersama-sama,” ujar Presiden.

Selain krisis energi dan pangan, Presiden mengatakan bahwa krisis keuangan juga terjadi di beberapa negara. Presiden menuturkan, kesulitan-kesulitan tersebut dialami hampir semua negara.

“Inilah kesulitan-kesulitan yang dialami oleh hampir semua negara, tidak negara kecil, tidak negara besar, tidak negara kaya, tidak negara miskin, semuanya mengalami hal yang sama,” tuturnya.(Eric/@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi