Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (6 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (8 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (9 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (9 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (20 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (23 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Oktober 2021, 23:30 WIB 2,462 PDF

Lagi Viral Anak Tendang Nenek, Ketua Komnas PA Pati Angkat Bicara

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lagi Viral Anak Tendang Nenek, Ketua Komnas PA Pati Angkat Bicara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Beredarnya Vidio Anak Tendang Neneknya Viral di alpikasi Tik Tok Akun @alantika94 yang  menuai tanda Tanya warga Netizen.” Hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia Pati A.S Agus Samudra dan ada juga kabar dari Danramil Pati Kota Kapten Inf. Suyani dan Camat Pati Drs, Didik Rusdiartono, Ia menjelaskan bahwa anak tersebut berdomisili di Desa Blaru Kecamatan Pati Kota Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah

Setelah mendapat Penjelasan dari Camat Pati Kota dan Danramil Pati Kota.” kemudian Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia A.S Agus Samudra datang ke balai desa dan akhirnya ditemui Kepala Desa Blaru bernama Mulyanto, Sabtu (30/10/21).

Dalam Pertemuan singkat, Kepala Desa Blaru Muryanto Berkata ke Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia Bahwa Anak tersebut memang kurang perhatian dari kedua orang tuanya dan kisah anak tersebut dulunya memang sering diajak orang tua cowok belanja di supermarket.

Tetapi setelah kedua orang tuanya cerai anak tersebut memang jarang ketemu  bapaknya.”mungkin hal tersebut menjadi alasan anak itu menjadi nakal dan sering dibully oleh temen-temannya.

Disisi lain, anak bernama Heradi ini memang sudah sering pindah sekolah dengan alasan nakal dan sering dibully temen-temen Sekolah,” kata Kepala Desa Blaru.

Setelah selesai dapat penjelasan dari Kades Blaru.” Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia bernama A.S Agus Samudra kemudian Mendatangi di kediaman anak Bernama Heradi.

Setelah melihat kondisi anak tersebut kita lihat memang kurang perhatian dari kedua orang tua dan juga anak ini mengalami gangguan psikis,” kata A.S Agus Samudra selaku Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia Saat diwawancarai awak media dikediaman rumah anak yang lagi viral dimedsos dan alpikasi Tik Tok .

“Saat Ketua Komnas Anak bertanya ke nenek Sulastri ,”ia menjelaskan tentang kronologi anak yang bernama Heradi seperti ini lho pak kejadiannya.

Awalnya saya di tendang Heradi itu karena ia meminta uang untuk beli makanan kucing tetapi saya tidak punya uang serta baru kita carikan tetapi anak ini tidak sabar.”sehingga saya keluar rumah untuk jemur pakaian dulu malah tiba-tiba dia tendang saya dan bawa Sajam juga.

Aku pun tidak tau kalau vidio ini sempat viral dimedsos dan alpikasi Tik Tok, Bukan karena minta uang aja dia marah tetapi dia minta charger Hp juga marah ke saya.

Alasan Heradi marah mungkin karena kangen ayahnya dan waktu ia sunatan juga pengen ketemu tetapi ayahnya tidak hadir diacara sunatan heradi ini.”kata Sulastri saat berbicara dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia.

Masih Lanjut, Kabid Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos pati bernama Etik Trihartanti Menambahkan bahwa anak ini memang mengalami gangguan psikis tersebut lantaran dipicu faktor perceraian orang tuannya dan juga kurang perhatian.

Maka dari itu, kami dari PPPA Kabupaten Pati dan Komnas Perlindungan Anak indonesia bersama Kades Blaru mengagendakan untuk mengundang bapak dan ibunya heradi agar dipertemukan pada hari senin depan.” Supaya ada kejelasanya tentang anak ini.”cetus etik selaku Kabid PPPA Kabupaten Pati.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi