Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 30 April 2021, 06:18 WIB 800 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Larangan Mudik Bisa Potensi Kluster, Wabup Lutra Demi Keselamatan Jiwa Banyak Orang

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Larangan Mudik Bisa Potensi Kluster, Wabup Lutra Demi Keselamatan Jiwa Banyak Orang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Pemerintah resmi meniadakan mudik jelang Idul Fitri pada 6-17 Mei 2021 untuk mencegah penularan Covid-19 meluas karena peningkatan mobilitas.

Hal tersebut diutarakan Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur pada rakor forkopimda penanganan Covid-19, Kamis 29 April 2021 di Aula La Galigo Kantor Bupati Lutra, Jalan Simpurusiang Kelurahan Bone Tua Kecamwtan Masamba.

Ia menegaskan peningkatan mobilitas saat mudik berpotensi memicu peningkatan kasus dan meningkatkan beban layanan faskes (fasilitas kesehatan) dan korban jiwa yang ditimbulkan. Apalagi saat mudik sarat interaksi fisik seperti berjabat tangan sehingga bisa menjadi titik awal penularan.

“Wakil Bupati Lutra, paham mudik sudah melekat dan menjadi momen yang saling memaafkan, tetapi perjalanan mudik akan membahayakan terutama bagi lansia dan anak-anak/bayi. Sehingga Pemerintah Kabupaten Lutra, meminta masyarakat Bumi Lamaranginang urung mudik untuk menjaga diri sendiri dan keluarga kampung halaman dari tertular Covid-19,” terangnya.

Suaib Mansur mengingatkan, walaupun masyarakat sudah negatif sebelum melakukan perjalanan, masih ada potensi tertular saat perjalanan sehingga bisa membahayakan keluarga di kampung halaman. Dia juga mengatakan adanya aturan terkait peniadaan mudik juga hasil pembelajaran dari lonjakan kasus di India.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi