Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (4 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (7 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (14 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (14 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (15 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (17 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (18 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 25 November 2021, 08:46 WIB 1,207 PDF

Lewat Pelatihan, Dorong Batik Godong Jati Dikenal Di Luar Daerah

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lewat Pelatihan, Dorong Batik Godong Jati Dikenal Di Luar Daerah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM secara resmi membuka acara pelatihan desain batik kepada para pengrajin, guru dan pelajar pada Rabu (24/11/2021) bertempat di Gedung Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora.

Terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora dengan Universitas Semarang.

Hadir pada kesempatan tersebut narasumber dari Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Kesi Wijayanti, SE, MM, dan narasumber tim desain dari Bandung, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP.

Wakil Bupati menyambut baik adanya pelatihan desain batik tersebut, menurutnya pelatihan tersebut akan sangat bermanfaat.

“Saya menyambut baik adanya pelatihan ini, di tengah pandemi ini memang yang dibutuhkan adalah inovasi dan kita harus tetap semangat, dengan adanya pelatihan ini diharapkan ilmu-ilmu yang diberikan Ibu Kesi dan rombongan dapat diserap oleh panjenengan semua” terang Wabup

Termasuk, kepada para pelajar yang mengikuti pelatihan, terang Wabup, agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan skill kompetensi khususnya terkait desain batik. Sehingga dapat menjadi bekal kedepannya.

“Panjenengan adik-adik SMK, ini sebagai awal, panjenengan harus serap semua itu. Sebagai bekal nantinya ketika sudah lulus, karena di luar nanti persaingan akan ketat” tambahnya

Disampaikannya, Pemerintah Kab. Blora selalu berupaya untuk mendukung produk batik-batik dari Blora. Selain sebagai pakaian ASN, Kepala Daerah turut mempromosikan batik dari Blora ke daerah-daerah lainnya.

“Untuk batik yang ada di Blora, kami dari Pemkab setiap hari Selasa, Kamis dan Jumat, kami memakai batik dan setiap kegiatan luar kota kami wajib memakai batik dari produk Kabupaten Blora” paparnya

“Kami selalu memakai dan itu menjadi kebanggan kami dan oleh oleh yang setiap kami berkunjung kami bawakan batik dari Blora” imbuh Wabup

Dihadapan para peserta, Wabup berharap agar nantinya batik dari Blora dapat terus dikembangkan. Potensi-potensi yang ada di Kab. Blora dapat menjadi inspirasi dalam desain batik. Sehingga batik dari Blora memiliki ciri khas.

“Di Kab Blora itu pasti banyak hutan, karena wilayah kami sebagian besar adalah hutan jadi mungkin terkait desain batik yang ada mungkin bisa menjadi inspirasi seperti godong jati dan mungkin ada suatu hal yang bisa menjadi ciri batik kab Blora” ucapnya

Prof Kesi, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dilakukan selama tiga hari dengan turut menghadirkan tim desainer dari Bandung.

“Bahwa hari ini, tiga hari kita mengadakan workshop pelatihan, tidak hanya ceramah saja jadi sampai bagaimana nanti mensimulasikan dan besok di SMK ini juga dilanjutkan dengan model pembelajaran berbasis produksi batik” ucapnya

Termasuk agar mendorong kreativitas dari pengrajin maupun para pelajar untuk mengangkat lokalitas Blora dalam desain desain batik. Diharapkan juga nantinya batik dari Blora akan semakin dikenal luas dan dapat berkontribusi pada kemajuan para pelaku UMKM.

Kedepannya, pihaknya berharap agar nantinya ada peraturan yang mendukung pengembangan UMKM dan koperasi di Kab. Blora

“Kita muaranya itu Peraruran Bupati bagaimana mengembangkan batik ini terutama adalah mengembangkan terkait UMKM dan koperasinya, jadi ada Peraturan Bupati untuk mendukung pengembangan UMKM dan koperasinya” tambahnya

Plt Kepala Dindagkop UKM mengungkapkan bahwa di Kabupaten Blora ada terdapat sekitar 14 ribu UMKM. Menurutnya perlu dilakukan peningkatan pada UMKM agar semakin maju.

“Kita perlu treatment, langkah-langkah terkait peningkatan UMKM dan kita selalu berharap UMKM naik kelas” ungkapnya

Pihaknya juga berharap dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan manfaat bagi para pengrajin dan para pelajar dalam mengembangkan kemampuannya.

“Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 30 oramg dari pengrajin batik dari adik- adik SMK, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu, pondasi dasar” terangnya

“Agar adik-adik ini kita siapkan punya keterampilan pinya skill dan bagi pengrajin batik dapat menambah wawasan” pungkasnya (Tim Liputan Prokompim)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi