Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (5 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (9 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (9 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (9 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 14 April 2020, 13:17 WIB 1,170 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Lima Warga Baru Tiba di Desa Uraso,TGC Dinkes Gerak Cepat Mendeteksi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lima Warga Baru Tiba di Desa Uraso,TGC Dinkes Gerak Cepat Mendeteksi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFOSULSELNEWS – Tim Gugus Tugas Covid-19 Luwu Utara (Lutra) mendeteksi adanya lima orang penumpang Kapal KM Lambelu warga Lutra yang tiba pada 5 April 2020 lalu.

Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Lutra langsung memantau kelima warga itu yang tiba di Desa Uraso, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi-Selatan (Sulsel).

Menurut Jubir Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Lutra, Komang Krisna, kelima penumpang langsung diberikan edukasi pencegahan Covid-19. Tak hanya itu, bersama keluarganya, juga diberikan masker sebagai upaya tangkal Corona.

“Tim Gerak Cepat Dinkes akan terus memantau kelima warga ini dan mereka diwajibkan observasi selama 14 hari ke depan,” jelas Komang.

Jika selama observasi kata dia, ada yang memiliki gejala menyerupai Covid-19, maka dilakukan pemeriksaanrRT PCR.

“Apabila nanti muncul gejala seperti demam, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan, akan langsung kita lakukan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lutra ini. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi