Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (16 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (17 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (17 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (17 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 27 Februari 2018, 22:54 WIB 1,219 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Luar Biasa SiJago Merah Mengamuk Pabrik pengolahan kayu lapis

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Luar Biasa SiJago Merah Mengamuk Pabrik pengolahan kayu lapis
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PACITAN, INFODESANEWS | Pabrik pengolahan kayu lapis (plywood) untuk PT Toenas Oetama Pacitan (TOP) yang berada di Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Donorojo kembali mengalami musibah kebakaran pada Senin (26/2/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa kebakaran berawal saat salah satu saksi kejadian, yakni Bungkus yang merupakan Kepala Bagian Produksi melihat semburan oli dari mesin Hotpres Viner/Open (HPV) yang bercampur denga api langsung menyembur keseluruh ruangan press.

“Melihat kejadian itu Bapak Bungkus berlari menuju panel mesin untuk mematikan listrik dan menutup pipa kran oli agar tidak terjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya.

Dia mengatakan bahwa saksi juga menuju ke Panel induk PLN untuk mematikan seluruh aliran listrik di area pabrik.

“Bersamaan dengan itu Kepala regu repari bapak Rudi mengevakuasi seluruh karyawan untuk keluar dari area Pabrik dan langsung menghubungi Unit Damkar dari Kecamatan Punung dan Pemkab. Pacitan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Danramil 0801/11 Donorojo Kapten Inf Nurhadi, Senin (26/2/2018) sore mengatakan bahwa kebakaran tersebut disebabkan adanya kebocoran kran Olie pada mesin HPV Open atau mesin press yang mengakibatkan tiga unit mesin terbakar.

Nurhadi mengatakan pada Senin sekitar pukul 10.25 WIB, satu unit Pemadam kebakaran dari Kecamatan Punung tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api.

“Kemudian, pukul 10.50 WIB, dua unit Pemadam Kebakaran dari Pemkab Pacitan tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api, api berhasil dipadamkan pada senin siang pukul 11.00 WIB,”paparnya lagi.

Tak ada korban dalam kejadian tersebut, namun sebanyak tiga unit mesin HPV terbakar dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 miliar. Polisi juga telah melakukan pemasangan garis polisi di area PT TOP, Babinsa bersama Babinkamtibmas menuju tempat kejadian dan berusaha ikut membantu mengamankan lokasi kebakaran.

“Kejadian kebakaran di PT TOP bukan yang pertama kalinya, pada tahun 2017 juga pernah terjadi kebakaran yang mengakibatkan 7 unit mesin HPV terbakar,” pungkasnya.(dim01)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi