Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (3 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (4 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (18 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 04 Mei 2021, 21:28 WIB 2,299 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Lurah Gajahan Dicopot Berbuntut Panjang, Warga Melawan Gibran

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lurah Gajahan Dicopot Berbuntut Panjang, Warga Melawan Gibran
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO-INFODESANEWS, Pencopotan Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Suparno oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka berbuntut panjang. Warga melawan Gibran dengan memberikan dukungan terhadap Lurah Gajahan dengan memasang spanduk di kantor kelurahan.

Tak hanya itu, warga juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan yang diambil orang nomor satu di Kota Solo itu. “Sebagai warga Kelurahan Gajahan jujur kami kecewa dengan keputusan pencopotan Pak Lurah (Suparno). Sebab beliau itu orang baik dan selama ini selalu memperhatikan rakyat kecil,” kata Ananda, warga Gajahan, Selasa (4/5).

Menurutnya, terkait sumbangan untuk THR kepada petugas Linmas juga atas sepengetahuan warga. Ia menegaskan, warga memberi sumbangan secara sukarela. “Kami berempati kepada Linmas yang tidak mendapat THR,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, kata dia, puluhan warga sepakat ikut membubuhkan tandatangan. Ia meyakini tidak ada Pungli di Kelurahan Gajahan. “Awal mula digulirkannya sumbangan THR tersebut memang berasal dari empati warga mencarikan solusi agar petugas Linmas yang sudah membantu pengamanan lingkungan bisa mendapat THR,” papar dia.

Menurutnya, warga Gajahan sudah biasa melakukan saweran untuk membantu warga yang kurang mampu. Hal itu sebagai bukti warga Gajahan kompak. “Tidak ada paksaan, kalau bilang paksaan. Makanya kami kecewa kok tiba-tiba Pak Lurah dicopot. Harusnya Walikota mencari dulu akar persoalannya,” tandasnya. (dra/her)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi