Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Juli 2020, 19:52 WIB 1,786 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Lutra Diterjang Bencana Banjir Bandang, 24 Meninggal 14 Ribu Lebih Pengungsi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lutra Diterjang Bencana Banjir Bandang, 24 Meninggal 14 Ribu Lebih Pengungsi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

 

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Sudah 24 Korban mayat ditemukan dan pengungsi 14.483 jiwa serta 30 warga korban luka, yang belum didapat atau hilang 44 orang di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), akibat banjir bandang melanda tiga kecamatan di daerah yang berjuluk Bumi Lamaranginang.

“Semua warga yang terdampak bencana banjir bandang ada ditampung posko pengungsian dan ada juga menginap di keluarganya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lutra, Muslim Muhtar pada media ini melalui via jejaring Whats, Kamis (16/7/2020).

Sementara sampai hari ini laporan yang masuk ke Posko induk BPBD Lutra terkait data korban terjangan banjir bandang, yakni pengungsi Kecamatan Masamba berjumlah 7.748 jiwa, Baebunta 5.808 jiwa dan Kecamatan Sabbang berjumlah 927 jiwa.

Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk terus meng-update data terbaru korban terjangan banjir bandang.

Bantuan terus mengalir dari Desa, Kabupaten-Kabupaten, organisasi-organisasi kepemudaan, keagamaan, dan lain-lain, serta juga dari provinsi, PMI Pusat, dalam hal ini dari mantan Wakil Presiden Yusuf kalla. Dengan bantuan yang berdatangan sudah tiga hari ini, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani memberikan ucapan tak terhingga atas bantuan-bantuan yang masih berdatangan dan atensi yang sangat-sangat luar biasa dari para pejuang kemanusiaan dan solidaritas penderitaan yang kami alami di Lutra ini.

Masyarakat yang terdampak banjir bandang itu mengungsi dalam empat hari ini terakhir karena 14.483 jiwa rumah warga mengalami rusak berat dan ada yang tertimbun lumpur.

Para korban banjir itu tersebar di Kecamatan-Kecamatan terdekat dan dirumah Keluarga-Keluarga mereka.

“Kami mengutamakan penyaluran bantuan makanan dan kesehatan sebagai pelayanan dasar agar tidak menimbulkan kerawanan pangan dan serangan penyakit menular,” ujar Muslim Muhtar Kepala BPBD Lutra.

Menurut dia, banjir bandang bercampu lumpur menggenangi rumah-rumah warga yang lebih parah terjadi di Kecamatan Masamba dan di Kecamatan Baebunta Desa Radda, Petambua karena lokasinya dekat dengan sungai.

BPBD bekerja sama yang dengan TNI, Basarnas, Polri, dan relawan-relawan serta Karang Taruna agar penanganan bencana cepat sehingga dapat mengurangi risiko kebencanaan.

Selain itu, pihaknya menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang tinggal di posko-posko pengungsian dan dirumah keluarga berupa beras, minyak, gula, mi instan, makanan, makanan camilan, pakaian, selimut, dan susu bayi.

Bupati juga mengapresiasi kepedulian berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, media cetak dan online, asosiasi, dan masyarakat umum yang menyalurkan bantuan kepada warga korban bencana alam tersebut. Korban bencana itu sudah tidak memiliki barang-barang, termasuk pakaian dan beras, perabot rumah tangga akibat diterjang banjir bandang.

“Kami berharap warga yang tinggal di pengungsian agar menjaga kesehatan dan menjaga kebersihan agar tidak menimbulkan penyakit,” tukas Indah panggilan akrab Bupati Lutra. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi