Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (5 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Februari 2024, 09:41 WIB 608 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mahasiswa Institut Al Muhammad Cepu Diminta Ikut “Merancang” Program Sekolah Sisan Ngaji

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mahasiswa Institut Al Muhammad Cepu Diminta Ikut “Merancang” Program Sekolah Sisan Ngaji
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Bupati Blora Arief Rohman terus menggaungkan kebijakan Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang akan diterapkan di sekolah-sekolah negeri di Blora. Sejumlah pihak diminta memberikan saran masukan terkait program itu, termasuk para mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu.

Saat melepas Mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu yang akan KKN di Gedung Arum, Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, Senin (26/02/2024), orang nomor satu di Blora itu menyisipkan harapan sekaligus permintaan kepada para mahasiswa setempat mengenai program SSN tersebut.

Pemerintah Kabupaten Blora saat ini tengah merancang kebijakan Sekolah Sisan Ngaji (SSN) atau kurikulum pendidikan yang mengedepankan pengajaran keagamaan dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan itu dimaksudkan untuk mempersiapkan generasi-generasi muda di Kabupaten Blora yang nantinya akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Blora.

Untuk itu, lanjutnya, diharapkan kehadiran mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu dapat memberikan gambaran mengenai kebijakan yang dimaksud.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Blora juga sedang merancang kebijakan Sekolah Sisan Ngaji, dimana nanti sekolah-sekolah negeri akan ada program keagamaan tambahan dan menjadi kegiatan intra yang wajib dilaksanakan. Tidak hanya untuk islam saja, nanti disesuaikan dengan agama masing-masing,’’ tandas Bupati.

Terkait kebijakan itu, Gus Arief, panggilan akrab Bupati Blora, berharap kepada mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu bisa ikut merancang kebijakan tersebut. Atau paling tidak memberikan gambaran mengenai pemberian pengajaran keagamaan entah itu akhlak, tata cara sholat, baca tulis Al-Qur’an kepada anak-anak SD maupun masyarakat di desa.

Terkait Mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu yang akan KKN di Gedung Arum, Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, Bupati minta bahwa kegiatan KKN tersebut harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat desa di Kecamatan Randublatung.

“Beberapa Program yang telah dirancang untuk mahasiswa segera diselaraskan dengan kondisi atau permasalahan di desa. Entah itu stunting, kemiskinan, ekonomi, maupun sumber daya manusia tolong nanti disesuaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya

Saat menyematkan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol pelepasan KKN, Bupati Arief sempat terkejut sekaligus bangga manakala mengetahui ada mahasiswa peserta KKN yang sudah berusia 58 tahun. Yakni Karyono warga asal Purwodadi.

Bupati Arief mengapresiasi sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa lain bahwa menuntut ilmu itu merupakan hal yang sangat penting.

“Luar biasa semangatnya Pak Karyono. Sudah berusia 58 tahun tapi tetap semangat menuntut Ilmu. Untuk yang lain ini bisa dicontoh, meskipun sudah berumur 58 tahun tapi tetap semangat mengejar gelar sarjana,” paparnya.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi