Rabu, 14 Oktober 2026
TERKINI
• Mahasiswa UMS Juara 1 Lomba Poster, Ungkap Kebiasaan Pakai HP saat Berkendara (47 menit yang lalu) • Sekda Sukoharjo Diperiksan KPK Berjam -Jam Hanya Dicecar 2 Pertanyaan (1 jam yang lalu) • Dari Surga Mei–September hingga Badai Januari: Menjaga Roda Ekonomi Karimunjawa Tetap Berputar Sepanjang Tahun (4 jam yang lalu) • Pemkab Blora Teken Perjanjian Pengelolaan Pasar Ngawen, Pedagang Dijadwalkan Kembali 30 Oktober 2026 (4 jam yang lalu) • 449 Prajurit Yonif 410/Alugoro Kembali ke Blora, Satu Gugur di Papua (6 jam yang lalu) • Ratusan Personel GRIB Jaya Blora Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi Lelang Jaminan di PNM (10 jam yang lalu) • Grib dan PP Blora Kawal Penyelesaian Sengketa Lelang PNM, Debitur Bakal Terima Pengembalian (12 jam yang lalu) • Antikorupsi Jangan Berhenti di Aula, Pemkab Lamsel Ditantang Buktikan Pelayanan Bersih (14 jam yang lalu) • Revitalisasi SDN 2 Andongrejo Blora Rampung, Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman (16 jam yang lalu) • Bupati Blora Dorong BPD Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah Desa (19 jam yang lalu)
PENDIDIKAN Surakarta 14 Oktober 2026, 02:23 WIB 7 PDF

Mahasiswa UMS Juara 1 Lomba Poster, Ungkap Kebiasaan Pakai HP saat Berkendara

Redaksi Surakarta
Oleh: Redaksi Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mahasiswa UMS Juara 1 Lomba Poster, Ungkap Kebiasaan Pakai HP saat Berkendara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi Surakarta

SOLO - INFODESANEWS.COM | Mengetahui larangan dalam penggunaan ponsel saat berkendara ternyata tidak selalu membuat seseorang meninggalkan kebiasaan tersebut. Survei tim VELOCE CUBE UMS terhadap 143 mahasiswa Fakultas Teknik menunjukkan bahwa, 78,6 persen responden yang mengetahui larangan itu masih menggunakan ponsel atau earphone saat berkendara. Temuan tersebut mengantarkan tim meraih Juara 1 Piala Wali Kota dalam Lomba Poster Ilmiah pada AI& ME Solo Road Safety Festival 2026 di SMP Khusus Olahraga Surakarta, 10 Oktober 2026.

Tim VELOCE CUBE beranggotakan Eva Hana Safitri, Khafidho Takhassunan, dan Muhammad Abiyyu Setyobudi, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UMS. Mengangkat penelitian tersebut dengan judul "Kebiasaan Penggunaan Mobilephone saat Berkendara di Kalangan Mahasiswa: Faktor Distraksi dan Potensinya terhadap Kecelakaan Lalu Lintas", penelitian tersebut menyoroti kesenjangan antara pengetahuan mahasiswa tentang risiko berkendara dan kebiasaan mereka menggunakan ponsel di jalan.

Muhammad Abiyyu Setyobudi, menjelaskan bahwa topik tersebut dipilih karena dekat dengan kehidupan mahasiswa. Penggunaan ponsel saat berkendara, menurut hasil survei mereka, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan mendesak, tetapi juga aktivitas seperti membuka navigasi dan mendengarkan musik.

"Kami ingin melihat kebiasaan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sendiri. Ternyata, penggunaan HP saat berkendara bukan hanya soal kebutuhan mendesak. Ada yang menggunakannya untuk membuka maps atau sekadar mendengarkan musik," ujar Abiyyu, Selasa (13/10/2026).

Hasil survei juga menunjukkan bahwa 56,6 persen responden menggunakan ponsel untuk mengakses navigasi atau maps, sedangkan 44,1 persen menggunakannya untuk mendengarkan musik. Selain itu, 66,4 persen responden mengaku kewaspadaannya berkurang saat menggunakan ponsel atau earphone ketika berkendara. Sebanyak 47,6 persen lainnya mengaku pernah mengalami kejadian nyaris celaka, seperti terlambat mengerem atau kendaraan oleng.

Tim juga membandingkan tingkat kesadaran dan perilaku responden melalui penghitungan indeks. Hasilnya, indeks kesadaran mencapai 72 dari 100, sedangkan indeks perilaku sebesar 43 dari 100. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan mengenai risiko dan kebiasaan berkendara. Angka ini merupakan hasil pengolahan jawaban responden, bukan pengukuran langsung terhadap angka kecelakaan lalu lintas.

"Temuan yang menjadi perhatian kami adalah mahasiswa sebenarnya sudah mengetahui risikonya, tetapi perilakunya belum berubah. Artinya, persoalannya bukan sekadar kurangnya pengetahuan, melainkan bagaimana kesadaran itu diterapkan saat berkendara," kata Abiyyu.

Tim VELOCE CUBE berencana menyebarluaskan edukasi keselamatan berkendara melalui media sosial. Mereka mengajak mahasiswa menerapkan tiga langkah sederhana untuk mengurangi distraksi, yakni mengatur navigasi sebelum berangkat, mengaktifkan mode hening, dan menyimpan ponsel di dalam tas selama perjalanan. (*/Redslo)


Oleh: Redaksi Surakarta Editor: H. Mahendra

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #Surakarta #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi Surakarta

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi