Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 12 November 2018, 16:00 WIB 1,154 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Makam Pocut Meurah Intan Pahlawan dari Aceh Dibersihkan Pelajar

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Makam Pocut Meurah Intan Pahlawan dari Aceh Dibersihkan Pelajar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Peringatan Hari Pahlawan, ratusan anggota Gerakan Pramuka pada hari Senin (12/11/2018) melaksanakan aksi sosial berupa bersih-bersih makam pahlawan dari Aceh yang diasingkan dan meninggal di Blora, yakni Pocut Meurah Intan.

Dok. Anggota Penggalang Garuda SMP Negeri 1 Blora, Penggalang Garuda SMP Negeri 2 Blora, SMP SION Blora dan SMP Baitunnur Blora saat membersihkan Makam Pocut Meurah Intan.

Bertempat di Makam Tegalsari milik keluarga R.Ng.Donopuro, aksi diikuti oleh anggota Penggalang Garuda SMP Negeri 1 Blora, Penggalang Garuda SMP Negeri 2 Blora, SMP SION Blora dan SMP Baitunnur Blora.

Setibanya di komplek makam keluarga yang berada di Desa Temurejo, Kecamatan Blora, terlebih dahulu dilakukan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Ka Kwarcab Kak H. Arief Rohman, M.Si, didampingi Ka Kwaran Blora, Kak Subandiyanto, dan sejumlah pengurus Kwarcab Blora. Turut hadir, salah satu ahli waris makam keluarga tersebut, Siti Hindun Iman Hastuti.

Usai apel, langsung dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih makam. Ada yang mencabuti rumput, menyapu dedaunan kering, hingga memangkas tanaman liar yang tumbuh seiring datangnya musim penghujan. Kegiatan ditutup dengan tabur bunga dan doa bersama.

Kak H. Arief Rohman, M.Si dalam arahannya menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan kepahlawanan kepada adik-adik Penggalang Pramuka yang beberapa hari lalu telah dilantik menjadi Penggalang Garuda.

“Mengenalkan kepada mereka bahwa di Blora juga ada makam pahlawan yakni Pocut Meurah Intan seorang Srikandi, pejuang dari Aceh yang diasingkan ke Blora dan meninggal disini. Pocut Meurah Intan adalah pahlawan wanita yang menentang Belanda layaknya Cut Nyak Dien maupun Cut Nyak Meutia,” ucapnya.

Sementara itu, selaku Wakil Bupati Blora, Kak H. Arief Rohman, M.Si juga ingin mengusulkan perbaikan atau renovasi makam Pocut Meurah Intan ke Pemerintah Provinsi Aceh.

“Sebagai penghargaan atas jasa Pocut Meurah Intan yang telah gigih melawan penjajah untuk kemerdekaan Indonesia dan sangat dikenal di wilayah Aceh, kami akan mencoba berkoordinasi dengan Pemprov Aceh. Mencoba membahas kemungkinan untuk direvitalisasi atau dibuat yang bagus,” lanjut Kak Arief Rohman.

Dimana dahulu sempat ada rencana pemindahan makam Pocut Meurah Intan oleh Pemprov Aceh, namun hingga kini rencana itu tak kunjung terlaksana. Sehingga pihaknya ingin kembali melakukan koordinasi dengan Pemprov Aceh.

Untuk diketahui, Pocut Meurah Intan ditangkap oleh Belanda pada tahun 1902 dan diasingkan ke Blora pada tahun 1905 karena dirasa perjuangannya membahayakan. Selama di Blora, ia tinggal dan dirawat oleh salah satu keluarga di Desa Kauman (sekarang sebelah utara Masjid Agung Baitunnur Blora) dan meninggal pada tahun 1937 tepatnya pada tanggal 20 September sesuai yang tertera pada nisan makamnya.

Kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan pada Makam Pocut Meurah Intan saja, namun juga makam pejuang 1945 yakni M Abu Umar Imam Chourmain yang letaknya bedekatan. Nama Abu Umar sendiri dijadikan nama jalan mulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora ke barat menuju lapangan Bhayangkara.

Naila, salah satu anggota Penggalang Garuda dari SMP Negeri 1 Blora yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku baru kali ini dirinya mengetahui makam Pocut Meurah Intan.

“Sudah pernah dengar nama Pocut Meurah Intan, namun baru kali ini melihat langsung makamnya. Senang rasanya bisa mengikuti kegiatan bersih-bersih makam Pocut Meurah Intan sembari mengingat perjuangan para pahlawan ketika melawan penjajah. Semoga arwah beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya, aamiin,” ujar Naila. (Tim Berita Humas Protokol Setda Blora)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi