Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (13 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 10 Maret 2024, 02:01 WIB 1,051 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Masyarakat Madina Kecewa, Begini Alasannya

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Masyarakat Madina Kecewa, Begini Alasannya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

MADINA, INFODESANEWS – Ekonomi yang semakin sulit berdampak pada daya beli masyarakat yang semakin menurun yang berakibat pasar-pasar di Madina menjadi sepi pengunjung

Ada warga di beberapa Desa di Madina menyebutkan, sulitnya ekonomi di Madina ini menjadi pemicu daya beli dipasar menurun dan harga sembako yang semakin melonjak.

Maka lapangan pekerjaan yang semakin sempit dan tidak adanya nilai jual komoditas tani, hal ini juga ditenggarai oleh Dana Desa yang tidak kunjung cair.

“Selain BLT, Dana Desa juga seharusnya bisa menunjang perekonomian melalui lapangan kerja yang terbuka, seperti penambang pasir ataupun material tradisional lainnya dan juga kegiatan fisik yang tentunya memperdayakan masyarakat setempat untuk pengerjaannya”, katanya, Sabtu (9/3/24).

Ali Musa Nasution salah satu pengamat kebijakan pemerintah di Madina menjelaskan, bahwa di penghujung masa jabatan Sukhairi, atikah masyarakat Madina semakin di buat kecewa dengan kebijakan yang terkesan tidak bertanggungjawab dan semena-mena”

“Hal ini bukan cuma bualan saja, masih segar di ingatan bahwa kasus PPPK yang melibatkan DHS mantan kadis pendidikan yang kasusnya sampai sekarang belum selesai dan masih bergulir malah ditambah lagi dengan dugaan titipan oknum-oknum kepada Desa yang melibatkan anggaran Dana Desa.

“Titipan ini bersifat persuasif dan diduga kuat juga melakukan intervensi, seperti temuan kami dilapangan pada (08-03) DD yang harusnya sudah bisa di ajukan pencairannya.

Kini tersendat akibat terindikasi banyaknya titipan yang mengatasnamakan instansi tertentu dan yang lebih hebatnya lagi, untuk dilapangan juga ditemukan bahasa APBDes tidak akan diposting kalau Desa tersebut tidak menerima titipan yang dibebankan kepada Desanya masing-masing “

Hal ini tentu harus diusut tuntas oleh Instansi penegak Hukum di Madina maupun di wilayah sumatera utara agar Instansi tersebut tidak tercemar gara-gara kelakuan oknum didalamnya

“Dalam Hal ini, Kadis PMD juga jangan mau terintervensi oleh kepentingan oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga kepercayaan masyarakat juga tidak tergerus kepada Dinas PMD madina”, tutup Musa.(Yogi/red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi