Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (23 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 19 Oktober 2019, 09:53 WIB 2,275 PDF

Medan Berat Tidak Menyurutkan Semangat TNI Dan Masyarakat Sukseskan TMMD

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Medan Berat Tidak Menyurutkan Semangat TNI Dan Masyarakat Sukseskan TMMD
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

WONOGIRI, INFODESANEWS – Kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0728/Wonogiri dilaksanakan di Dusun Beran RT 05 RW 03, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, denga kondisi di lapangan yang berbukit-bukit. Beratnya medan dalam Pembangunan jalan tersebut tidak menurunkan semangat dari anggota Kodim 0728/Wonogiri dan masyarakat.

Kondisi jalan yang nampak naik turun karena berada di daerah berbukit menjadi kendala utama bagi alat berat pengaduk beton untuk sampai diatas. Danramil 02/Selogiri Kapten inf Sunardi mengatakan, jika jalur yang sedang dalam pengerjaan ini terdiri dari jalan tanjakan dan turunan, akan tetapi alat yang digunakan harus bisa sampai atas untuk kelancaran pembangunan.

Dijelaskan oleh Danramil, Jalan tersebut menghubungkan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri dengan Desa Bero, Kecamatan Manyaran dan termasuk prioritas karena menghubungkan dua kecamatan. Jalan itu sudah ada sejak zaman dahulu sebagai jalur perdagangan warga Manyaran ke Kepatihan. Seiring berjalannya waktu warga Manyaran tak menggunakannya lagi karena jalan semakin sulit diakses.

“Sulit diakses karena melewati perbukitan, hutan, berkelok-kelok, menanjak, dan menurun. Untuk itu dibangun dengan dicor agar bisa dilalui mobil,” katanya.

Lanjut Danramil, jalan tembus itu akan meningkatkan ekonomi warga Kepatihan. Danramil beranggapan, nantinya setelah jalan ini selesai, Warga Bero dan sekitarnya akan memilih pergi ke pasar di Kepatihan daripada pusat perdagangan lainnya, karena Pasar di Kepatihan lebih dekat dan mudah diakses, (Pendim 0728/Wng).

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi