Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (21 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 01 Juli 2022, 20:23 WIB 870 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Melayat Ke Rumah Duka, Ketua GRANAT Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah Dari Tjahjo Kumolo

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Melayat Ke Rumah Duka, Ketua GRANAT Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah Dari Tjahjo Kumolo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Ketua Gerakan Anti Narkotika Nasional (Granat) Henry Yosodiningrat mengenang kado ulang tahun tahun yang sempat diberikan Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo 2 bulan lalu, tepatnya tanggal 1 April 2022.

Kado ulang tahun itu menjadi yang terakhir sebelum Tjahjo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022).

Hal ini diungkapkan Henry saat mengunjungi rumah duka di Kompleks Widya Chandra IV No. 22, Jakarta Selatan.

“Beliau orang yang supel, saya terkesan sekali tanggal 1 April lalu saya mendapatkan bingkisan hadiah ulang tahun dari beliau,” kata Henry, Jumat (1/7/2022).

Pengacara yang juga politisi PDI-P itu menuturkan, kado yang diberikan Tjahjo berisi pigura ucapan selamat ulang tahun dengan ukuran cukup besar.

Henry mengaku kaget ketika mendengar rekan sejawatnya berpulang pagi tadi.

Komunikasi Henry dan Tjahjo terakhir kali terjadi sekitar dua bulan lalu.

“Jadi justru pada waktu sakit dirawat saya enggak tahu, saya pernah dengar bahwa Mas Tjahjo sakit, begitu saja. Dirawat di rumah sakit, saya pikir sakit biasa. Tadi pagi memang mengejutkan sekali,” tutur dia.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kedatangannya ke rumah duka merupakan perintah dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk memberikan penghormatan terbaik. Sebab, Tjahjo menjadi sosok yang turut membawa nama baik partai.

“Karena almarhum adalah betul-betul orang baik di mata kami, orang pekerja keras, beliau juga bisa membawa partai menjadi partai pemenang,” kenang Henry.

Diketahui sebelumnya, Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat sekitar pukul 11.10 WIB.

Kabar duka itu dibenarkan oleh politisi PDI-P Junimart Girsang.

Sebelum meninggal, Tjahjo dirawat di rumah sakit beberapa minggu terakhir.

Kondisinya juga sempat dikabarkan membaik sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada Jumat siang. Proses pemakaman dilakukan Taman Makam Pahlawan, Jakarta.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi