Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 08 Februari 2022, 17:51 WIB 541 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Melonjak 450 Kasus Covid 19, PTM di Solo Distop !

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Melonjak 450 Kasus Covid 19, PTM di Solo Distop !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah PTM disetop bagi seluruh sekolah di Kota Bengawan. Evaluasi akan dilakukan dalam sepekan.

Penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) 100% mulai Senin (7/2/2022) dilakukan menyusul temuan kasus yang melonjak dua pekan terakhir, utamanya dua hari kemarin.

Keputusan tersebut merevisi pernyataan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sebelumnya yang menyebut pelaksanaan PJJ 100% berlangsung selama sebulan.

Kepada wartawan di Balai Kota, Gibran mengatakan evaluasi dilakukan menyesuaikan perkembangan kasus. “Kami evaluasi dulu sepekan ini. Kita lihat perkembangan seperti apa,” katanya.

PTM disetop karena kasus aktif di Kota Solo sudah hampir 450 kasus, sedangkan temuan kasus ada di 28 sekolah. (*/red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi