Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (4 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (4 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (5 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (16 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (19 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 12 September 2021, 14:07 WIB 950 PDF

Menanggapi Sejumlah Pihak, Bupati Pati Buka Suara Terkait Pansel Sekda

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Menanggapi Sejumlah Pihak, Bupati Pati Buka Suara Terkait Pansel Sekda
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Menanggapi sejumlah pihak yang mempertanyakan mekanisme pelaksanaan seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah, Bupati Pati Haryanto ikut buka suara.

“Pansel tentu tidak akan gegabah memberi rekomendasi.” Ada dokumentasinya sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Maka kalau ada pihak yang kurang percaya, berpikir negatif, tolong itu dihilangkan”, tegas Bupati saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jumat (10/9).

Lebih lanjut, Haryanto justru menekankan pentingnya upaya untuk mengawal kinerja Sekda yang nanti akan terpilih.

“Daripada sibuk dukung mendukung dengan membangun opini yang belum tentu benar, saya pikir akan jauh lebih bermanfaat bila energinya ini nanti dioptimalkan untuk mengawasi kinerja Sekda yang bakal terpilih”, imbuhnya.

Pihaknya selaku kepala daerah pun mengaku selama ini sering bertemu dengan pimpinan DPRD.

“Dan sejauh ini belum pernah ada yang menyampaikan penolakan terhadap hasil yang disampaikan panitia seleksi”, imbuhnya.

Meski demikian, Haryanto menyadari bahwa teknis pelaksanaan maupun penentuan hasil rekruitmen calon Sekda, bukan ranahnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada para kompetitor yang belum berhasil, untuk dapat legowo, serta menyadari bahwa semua ada tahapan dan mekanismenya.

“Selaku PNS harus menjunjung loyalitas, integritas, dan melaksanakan tugas yang saat ini dipercayakan oleh pejabat pembina kepegawaian daerah. Jadi, jangan bikin gaduh suasana”, tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, semua tahapan seleksi telah dilalui oleh Calon Sekda, mulai dari uji kompetensi, rekam jejak, tes kesehatan, penulisan makalah, hingga uji gagasan dan wawancara.

“Maka bila ada peserta yang dinyatakan tidak lolos, itu memang sudah melewati mekanisme yang ada. Intinya, semua tahapan seleksi sudah sesuai aturan dan ketentuan”, tegas Haryanto.

Hingga berita ini diturunkan, dari tujuh peserta yang melamar posisi Sekretaris Daerah, kini tersisa 3 peserta yang lolos dengan nilai tertinggi dan adapun ketiga nama yang lolos ialah Jumani, Teguh Widyatmoko, dan Wahyu Setyawati.

Jumani sendiri saat ini menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Pati, sedangkan Teguh Widyatmoko ialah Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM. Adapun Wahyu Setyowati, kini masih menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Bupati berharap, siapapun yang menjadi Sekda, nantinya dapat mempertahankan kinerja Sekda sebelumnya bahkan malah ditingkatkan. “Serta dapat lebih baik dalam berkoordinasi dengan OPD maupun unsur – unsur lintas sektoral”, harapnya.

Lebih lanjut Haryanto menekankan bahwa PNS itu punya pola karier, dan untuk mencapai jenjang Sekda tentu tidak mudah.

“Harus melewati tes administrasi, assessment, uji gagasan, pembuatan makalah, hingga penelusuran rekam jejak. Jadi semua tahapan seleksi ada dokementasinya, yang pasti juga dapat dipertanggungjawabkan, terukur dan bisa diyakini serta diterima oleh semua pihak. Jadi kurang pas kalau kita hanya berargumen berdasarkan asumsi, apalagi sampai menggiring opini negatif ke salah satu calon”, paparnya.

Haryanto pun berani menjamin bahwa semua calon Sekda yang lolos seleksi dijamin tidak ada yang ikut organisasi terlarang.

“Tak hanya yang lolos seleksi saja, bahkan ASN lain pun saya jamin tak ada yang ikut organisasi terlarang”, tegasnya.

Kemudian, Bupati juga berpesan agar momentum seleksi Sekda ini menjadi ajang mawas diri bagi semua pihak.

“Diri kita sendiri ini belum tentu baik maka janganlah terburu-buru menilai keburukan yang ada pada orang lain. Dan yang perlu diingat adalah bahwa masing-masing dari diri kita ini belum tentu pintar maka janganlah tergesa-gesa menganggap orang lain bodoh”, tutur Bupati.

Di akhir wawancara, orang nomor satu di Pemkab Pati ini berpesan agar semua pihak tetap fokus pada upaya penurunan kasus Covid-19. “Pati baru saja landai kasusnya.

Serta jangan sampai kita lengah, apalagi sampai ikut menyibukkan diri pada kegiatan-kegiatan ataupun upaya-upaya yang justru memunculkan keresahan di masyarakat”, pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi