Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (22 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Januari 2024, 16:24 WIB 841 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mendag Zulkifli Hasan Kungker di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Blora

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mendag Zulkifli Hasan Kungker di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan didampingi Bupati Blora Arief Rohman usai melakukan peresmian Pasar Rakyat Cepu Induk berlanjut ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Dok. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan didampingi Bupati Blora Arief Rohman.

Dalam kunjungan kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang di sapa Zulhas menyampaikan, ini layak untuk jadi Minimart tapi kalau di rubah-rubah bagus itu warung dulu karena kalau minimarket ini samponya botolan, kalau warung samponya sasetan, kecap juga bisa sasetan, jadi orang belanja harian nanti sudah ramai bisa jadi Minimart

“Kalau Minimart bisa 500 juta bila warung cukup 40 juta dan inilah yang sekiranya perlu di kembangkan agar masyarakat kita itu bisa terbiasa kewirausahaan,” terang Mendag

Lanjutnya, terbiasa dengan berniaga, hari-hari diperbincangkan jualan, rugi untung, itu kebiasaan dulu nantinya akan berubah menjadi entrepreneur atau berwirausaha sehingga lama-kelamaan bisa berkembang

“Dari warung ke minimarket, supermarket jadi mall,” ujarnya kepada awak media di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Minggu (21/01/2024).

Lebih lanjut, untuk dari segi harga bisa bersaing bila kita temukan UMKM atau warung dengan retail modern, UMKM bisa suplai retail modern seperti sambel, kerupuk cukup dari UMKM setempat dan sebagainya retail modern ini bisa suplai warung-warung, kecap dan segala macamnya, dia dapat potongan 17 persen jadi harganya sama, jualnya dengan Alfamart dan Indomaret sama tapi sudah untung 17, jadi harga tidak kalah karena sama

Disinggung terkait pasar Ngawen yang sempat terbakar Mentari Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan nanti Bupati Blora segera menyampaikan kami akan minta kepada PU untuk membangunnya itu permintaan dari kita

“Untuk usalan yang di katakan Bupati dengan anggaran 25 miliar yang membangun PU permintaan dari kita, bila di bawah 12 miliar itu dari kita dan mudah-mudahan tahun ini,” pungkasnya.

Dok. Ketua Kecamatan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Ika Listiyani.

Sementara itu, Ketua Kecamatan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Ika Listiyani memaparkan, terimakasih sekali kami perempuan bisa berkiprah didalam ekonominya baik E-commerce dan lain sebagainya sehingga lebih bisa berkemajuan seperti itu.

“Sangat banyak sekali diantaranya untuk jaringannya perizinannya, kita sudah dijamin kemudian perpajakannya ini juga kita sudah di berikan gratisnya karena penghasilan dibawah 500 ratus,” tuturnya.

Ika Menambahkan, tadi kita juga diberikan support 50 juta untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk pengembangan dibidang ekonominya dan tentunya kalau kami dari unsur pendidikan dari anak usia dini juga supaya lebih maju.

“Untuk anak usia dini dan guru-guru dari Paud dan Taman Kanak-kanak (TK) yang belum bisa sertifikasi atau untuk PTK nya itu yang dari pendidikan, kami di Muhammadiyah juga sebagai calon dari Ri jateng III yaitu untuk pendidikan anak-anak usia dini, guru-gurunya dan kita juga merambah di perekonomian perempuan,” pungkasnya.**Smn/Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi